PALEMBANG -Newshanter.com. Sesosok mayat pria tanpa indentitas ditemukan dalam karung, di Jalan Lintas Timur Palindra Km 7 Palembang-Indralaya, tepat di bawah Jembatan Kurung, Desa Sukarame, Pemulutan Induk, Kamis (1/5/2017) sekitar pukul 15.45 WIB.
Akhinya kepolisia berhasil mengungkap identitas mayat mayat pria bertato ular kobra di lengan kanan dan naga di lengan kirinya itu adalah Mualim (29), seorang petani yang merupakan warga Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Wiroto Agung, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.
Pamin Yandokpol RS Bhayangkara Palembang, Iptu Edinson mengatakan, identitas korban diketahui dari sidik jari yang terekam dalam KTP elektronik.
Pihaknya pun sudah menghubungi keluarga korban dan menerangkan ciri-ciri yang ada di tubuhnya dan ternyata benar jenazah tersebut adalah Mualim.
“Keluarga korban segera datang ke sini untuk menjemput jenazah,” katanya, saat ditemui di RS Bhayangkara, Palembang, Jumat (2/6/20q) sore.
Sementara Dokter Forensik RS Bhayangkara, dr Indra Nasution mengatakan, pihaknya telah melakukan visum luar terhadap korban. Hasilnya diketahui ada dua luka bekas penganiayaan di tubuh korban. Kemudian, satu luka robek di kepala belakang korban dan satu luka di pelipis. Di lehernya pun ada bekas jeratan tali, tepatnya di bawah tulang jakun.
“Korban diperkirakan tewas sudah lebih dari 24 jam sebelum ditemukan. Sebab, kekakuan mayat sudah berangsur hilang setelah lebih dari sehari tewas,” jelasnya.Dikatakan, dilihat dari bekas luka dan postur fisik tubuh korban, diperkirakan pelaku yang melakukan penganiayaan terhadap korban berjumlah lebih dari satu orang.
“Tidak mungkin hanya seorang, sebab tubuhnya cukup besar. Tapi, pastinya tunggu penyelidikan selesai,” ungkapnya
Menurut imformaai yang dihimoun mayat pria tanpa indentitas ditemukan pertama kali oleh Suhaimi yang saat itu hendak mencari ikan di sungai. Setelah itu, dia melaporkan ke Polsek Pemulutan. Petugas polisi begitu mendapat laporan langsung menuju ke TKP.Karena tidak adanya identitas yang ditemukan di sekitar lokasi, mayat korban dibawa ke RS Bhayangkara Palembang.
Kapolres Ogan Ilir AKBP M.Arif Rifai, SIk melalui Kapolsek Pemulutan AKP Helmi Ardiansyah , SH membenarkan penemuan mayat tersebut, namun pihaknya belum bisa memastikan, apakah mayat tersebut korban pembunuhan atau bukan.Pihaknya masih akan menunggu hasil indentifikasi dan visum resmi dari rumah sakit. “Kita akan melakukan proses penyelidikan, sambil menunggu hasil dari visum,” terangnya.(sp/01)





