Mahasiswi Nyaris Diperkosa Lima Begundal Ketika Menumpang Angkot

Ilustrasi

PALEMBANG-Newshanter>com-Miris dialami SL (19), seorang mahasiswi semester 3 jurusan Bahasa Indonesia, di sebuah Universitas Swasta di Palembang.

Ia hampir saja menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh lima pemuda begundal, ketika menumpangi angkot jurusan Plaju Ampera, Kamis (10/11), sekitar pukul 17.00.

Akibat kejadian tersebut, ia pun ditemani ibunya, Surtini (40), mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, guna melaporkan kejadian yang dialaminya, Senin (11/11), sekitar pukul 15.00.

Terlihat masih trauma, SL, kepada petugas menuturkan, kejadian yang dialaminya terjadi, ketika ia hendak pulang ke kosannya di Jalan Silaberanti Lorong Cempaka Kelurahan Silaberanti Kecamatan SU I,
Palembang, usai membeli perlengkapan kuliah dan sepatu di Pasar 16 ilir.

SL kemudian menumpang angkot jurusan Plaju-Ampera. Setelah berjalan, tidak tahu rupanya di dalam angkot tersebut, sudah ada lima pemuda begundal itu. Ketika meminta stop karena sudah sampai di depan jalan Silaberanti, sopir angkot itu tidak menyetop laju kendaraannya.

Mereka malah membawa SL ke kawasan Patra Jaya, Komplek Bagus Kuning Pertamia.

Disanalah, korban diduga hendak diperkosa oleh lima pemuda begundal itu. Namun setelah terjadi tarik menarik dan kejar mengejar antara lima pelaku dan korban, korban pun berhasil lolos dan berjalan keluar Stadion Patra Jaya berjarak 1 Kilometer.

Saat itu SL pun langsung menelepon bibinya, Martini (42), warga jalan Sukawinatan Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarame, Palembang, untuk meminta pertolongan.

Namun, setelah berjalan SL bertemu dengan seseorang yakni Effendi seorang RT, warga Jalan DI Panjaitan Gang Andalas Rt 30/20 kelurahan Plaju Ulu Kecamatan Plaju, ia pun langsung dibawa Effendi ke rumahnya, hingga bibinya datang menjemputnya.

“Saya tidak ingat apa-apa pak, pas saya naik angkot itu, hendak turun didepan lorong Silaberanti, sopirnya tidak mau menurunkan saya, malah membawa saya ke arah Plaju. Saya bisa lepas melawan dan kejar kejaran dengan pelaku,” ungkap SL singkat terlihat masih trauma.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede melalui Ka SPK Aiptu Fajar mengatakan, laporan korban sudah diterima pihaknya,” keterangan korban sudah kita ambil, korban pun sudah kita minta visum, guna penyelidikan lebih lanjut dan menindaklanjuti laporan korban,” singkatnya.(sp/01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *