KORBAN TERPEROSOK KE DALAM LOBANG MASIH DI CARI

Bukittinggi,News Hanter.com-Akibat tingginya curah hujan yang terjadi kamis malam(19/12) berakibat beberapa titik terjadi longsor dan tanah amlas di wilayah Bukittinggi,

Akibat tanah amblas tersebut salah seorang warga Kubu Galai bancah,Merniati (64 thn) terperosok masuk kedalam lobang sedalam 7 meter yang terdapat di pinggir jalan raya By pass Bukittinggi Medan tersebut.

Sampai saat ini petugas tengah melakukan proses evakuasi untuk membantu mengangkat korban yang tertimbun dilokasi kejadian

Menurut kepala BPBD Bukittinggi, Ibentaro Samudra mengatakan, sampai saat ini petugas BPBD yang dibantu dari kepolisian serta Brimo dan Tagana Bukittingg tengah melakukan pencarian korban yang terperosok, Selain itu juga mengidentifikasi penyebab amblasnya badan jalan tersebut.

“Saat ini petugas dari PMK, PMI serta kepolisian, dan Tagana sedang melakukan pencarian korban,” kata ibentaro

Ia mengatakan kedalaman dari amblasnya jalan tersebut diperkirakan mencapai 7 meter yang diperkirakan badan jalan tersebut bekas tanah timbunan yang kurang padat, sehingga saat di lalui arus air, tanah penyangga tersebut ikut terbawa arus air, sehingga menimbulkan lobang menganga dengan diameter 2m

“petugas dari PMK, kepolisian, Tagana yang dibantu dengan alat berat sedang melakukan pencarian korban,” kata dia.

Menurut anak korban Reni diperkirakan kejadian berawal di saat korban”Amurti” hendak menuju masjid untuk melaksanakan sholat Subuh sekitar pukul 5 pagi, dan tanpa di sadari saat menuju masjid, korban tidak menyangka ada lubang yang mengangga di tengah jalan,sehingga korban terperosok ke dalam lobang tersebut, setelah jam 06.00 Wib pagi korban belum juga pulang, kawatir dengan kondisi korban, reni berusaha menusul ke masjid tempat biasa korban sholat, tetapi di tengah jalan reni mendapati ada lobang bekas tanah amblas yang menganga di tengah jalan, tetapi reni tidak memgubris lobang tersebut, setelah sampai di masjid reni bertanya kepada jamaah yang ada di dalam masjid tentang keberadaan orang tuanya, tetapi jamaah tidak melihat korban sholat subuh tadi pagi, kawatir dengan jawaban tersebut reni berusaha mengamati lobang bekas amblasnya jalan yang di lewati tadi, saat di amati di dalam lobang ditemui Sajadah serta sandal yang di pakai korban untuk ke masjid, untuk memastikan korban memang berada di dalam lobang tersebut, reni langsung menghubungi Tim Pemadam kebakaran yang berada di samping kantor camat Mandiangin Koto Selayan untuk meminta pertolongan

“Saya kawatir sebab sampai jam.6 pagi, mama belum kembali dari sholat, saya berusaha menyusul ke masjid, tetapi di tengah jalan saya menemui ada lobang yang manganga, mungkin akibat derasnya hujan tadi malam, sesampai di masjid saya juga tidak manemui mama di sana dan kembali ke rumah, terapu sebelum sampai di rumah saya mengamati lobang yang tadi,saya melihat sajadah yang biasa di pakai mama ada di dalam lobnag tersebut, melihat hal demikian saya berusaha minta pertolongan pada pemadam kebakaran terdekat,” ujar reni(A/M).

[one_half_last]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *