Kegiatan Sriwijaya Travel Fair 2023 Bisa Lanjut Di Aplikasi, Gunakan Aplikasi Ini Untuk Bagian Promosi Wisata

Palembang, newshanter.com – Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang mewakili daripada Kepala Disbudpar Provinsi Sumsel dalam hal ini dari Pemerintah provinsi Sumsel menutup secara resmi rangkaian kegiatan Sriwijaya Travel Fair tahun 2023 di atrium Palembang Indah Mall, Minggu (16/7/2023).

Dikatakan Sekretaris Disbudpar Sumsel Dr Hj Megawati, S.T.,M.T, kami ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran dari Disbudpar yang telah mensukseskan kegiatan ini sehingga bisa berjalan dengan lancar.

Dimana kegiatan ini sendiri telah dilaksanakan selama 3 hari yakni dari tanggal 14-16 Juli 2023 bertempat di Atrium PIM dan juga ada di The Alts Hotel Palembang.

“Kegiatan ini sendiri bekerjasama dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Sumsel dan juga Event Organization yang telah menyelenggarakan kita ini,” ujarnya.

Kemudian, kami juga terima kasih atas kehadiran daripada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Masyarakat Sadar Wisata (MASATA), DPD Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Sumsel, Ketua DPD ASITA Sumatera Utara, DPD ASITA Sumsel Anthon Wahyudi, Ketua DPD Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) Sumsel MS Iqbal Rudianto.

Terlebih penting lagi adalah para travel agen, baik tour and travel, dan juga biro ibadah haji ataupun umroh yang telah ikut berpartisipasi didalam kegiatan ini dan juga dari perbankan, dan lainnya.

“Dimana pada tanggal 14 Juli 2023 kemarin telah di buka langsung oleh Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya dan juga dihadiri oleh Kepala Disbudpar Sumsel, tanggal 15 Juli di The Alts Hotel Palembang, dan hari penutupannya,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, dimana kita sendiri ada yang namanya aplikasi GIWANG Sumsel, yakni Genta Informatif Wisata Andalan yang Nyaman dan Gempita. Harapan kami dalam GIWANG nanti seluruh apa yang dipromosikan paket-paket wisata ini bisa masuk disana.

Jadi jangan lupa semua paket-paket ini termasuk team DM harus masuk semua dalam GIWANG kita promosi. Jadi orang setelah acara ini, tidak hanya sampai acara ini tapi bisa melihat apa promosi, paket-paket wisata yang ada di provinsi Sumsel.

“Selain itu juga, kegiatan event apa yang ada di Sumsel cukup buka aplikasi GIWANG. Jadi Sriwijaya Travel Fair ini tidak berakhir sampai disini, tapi berkelanjutan didalam aplikasi GIWANG,” katanya.

Masih dilanjutkannya, tentunya kami juga minta dari Bank Indonesia, BRI dan Bank Sumsel Babel untuk mensupport aplikasi GIWANG juga. Harapan kita tentunya tidak hanya mempromosikan wisata, tapi apa dibalik kegiatan vent kita ini.

Ada rangkaian lomba-lomba, kenapa lomba-lomba, lomba-lomba ini harapan kita, bukan hanya kita yang insan pariwisata saja yang bisa mempromosikan wisata, tapi anak-anak muda generasi muda bisa mempromosikan wisata melalui nyanyi.

“Kedepan lomba nyanyi itu ikut lomba, mereka menciptakan lagu bagaimana lagu untuk menarik wisata, untuk pengunjung wisatawan ke Sumsel itu di lombakan,” imbuhnya.

Masih disampaikannya, kami mohon dukungan bantuan dari seluruh bapak/ibu semua yang hadir disini, terutama dari DPD ASITA Sumatera Utara (Sumut) kalau bisa kita kerjasama adakan paket wisata.

Misalnya paket wisata Sumsel ke Sumut, sama-sama kita change, change pengetahuan budaya seperti itu melalui pagelaran atau atraksi budaya saling tukar budaya.

“Kita jadikan ayo yang berwisata ke Sumut datang dong ke Palembang atau Sumsel, yang berwisata Sumsel datang ke Sumut mungkin seperti itu formatnya,” bebernya.

Begitu juga disampaikan Kepala Seksi Pemasaran Dalam Negeri Disbudpar Sumsel Diana Puspita, dimana Sriwijaya Travel Fair diadakan dari 14-16 Juli 2023 di Atrium Palembang Indah Mal (PIM) dan juga di Hotel Alts Palembang untuk Business to Business (be to be).

Selama tiga hari total transaksi Rp 5 miliar, yang paling banyak saat be to be. Saat be to be ada 32 perusahaan dan 46 buyer dari Jakarta, Kepri, Padang dan lain-lain turut berpartisipasi. Yang banyak seperti hotel, travel agent, destinasi wisata dan lain-lain.

“Sedangkan untuk pengunjung selama tiga hari di Sriwijaya Travel Fair ini berdasarkan data yang ada, ada 5.000 pengunjung. Kemudian kegiatan ini sendiri melibatkan 300 tenaga pekerja,” jelasnya.(ton)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *