Batu Belah, newshanter.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar, Yusri M.Si menghadiri pelantikan ninik mamak kenegerian Air Tiris, Datuok Indo Komo yang diberikan kepada Ahmad Suhaili, dalam arahannya , Yusri berpesan kepada seluruh ninik mamak yang ada di Kabupaten Kampar, agar menjaga anak kemenakan untuk tidak melakukan perkawinan satu suku, karena itu sangat tidak dianjurkan baik dalam adat istiadat maupun dari segi kesehatan.
Upacara penobatan yang berlangsung khidmat tersebut juga dihadiri oleh Camat Kampar, Amri Yudo, tokoh masyarakat Kampar, Zulher dan Kapolres Kampar serta 12 ninik mamak Kenegerian Air Tiris yang dilaksanakan di Desa Batu Belah, Kecamatan Kampar, Minggu, (25/11).
Ditambahkan Yusri, Dari segi adat istiadat jelas perkawinan satu suku dilarang karena kita masih merupakan satu keluarga dan bersaudara sedangkan dari disisi medis juga tidak tepat, karena kalau ada penyakit turunan dan menikah lagi pada keluarga sendiri, maka penyakitnya akan kembali ke keluarga itu-itu juga, makanya perkawinan harus di selang seling.
Pada kesempatan tersebut, Yusri juga menghimbau kepada seluruh ninik mamak agar memberikan pemahaman kepada anak kemenakan tentang hal jual beli tanah, mereka harus bisa membedakan yang mana tanah pusaka dan yang mana tanah soko, mana yang bisa di jual, mana yang tidak agar tidak terjadi kekeliruan dikemudian hari.
“saya memberikan apresiasi kepada masyarakat atas penyelenggaraan kegiatan adat ini, semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi kita semua dalam menjunjung tinggi adat istiadat kita, dan kepada ninik mamak yang sudah di nobatkan diharapkan amanah dan dapat mengayomi anak kemenakan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Khususnya yang ada di Desa Batu Belah ini,” harap Yusri.
Sumber :Humas/era





