Gubernur Atas Nama Pribadi Kasih Reward Terhadap Kafilah MTQ Nasional Ke XXIX Di Kalsel

Palembang, newshanter.com – Syukuran dan apresiasi Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) atas prestasi kafilah Sumsel meraih 8 besar Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXIX Kalimatan Selatan (Kalsel) tahun 2022. Dimana kegiatan ini sendiri mengambil tema “Sumsel Maju Untuk Semua, Bergelimang Al-Quran”. Kegiatan ini sendiri dilaksanakan di Graha Bina Praja Auditorium Pemprov Sumsel, Senin (7/11/2022).

Kegiatan ini sendiri dihadiri oleh pemerintah provinsi (pemprov) Sumsel yakni Gubernur Sumsel H Herman Deru, Komisaris Bank Sumatera Selatan Bangka Belitung (Sumsel Babel), Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Sumsel yang diwakili Ketua Harian LPTQ Sumsel Drs K H Mudrik Qori, M.A, Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Sumsel Firdaus, S.H, dan undangan lainnya.

Dikatakan Gubernur Sumsel H Herman Deru, dimana saya ingat pada 16 tahun berlalu, baru kali ini kita berada di 10 besar, bahkan kita bisa masuk di 8 besar, yang menjadi pertanyaannya adalah kita kemana 16 tahun lalu.

Kita itu kemana, apa pada saat itu, jujur saja kita kehilangan motivasi, kenapa orang tidak punya spirit pas mau berlomba, ada spirit jika mau berlomba.

Karena hadiah tidak, bukan karena hadiah, karena penghargaan yang tidak ditunjukkan oleh semua pihak, padahal pahlawan MTQ Nasional Qori-Qoriah yang juara-juara.

“Kalau saya punya wewenang, semua pemenang saya buatkan NIP, kalau saya ada kewenangan, saking bangganya, ini hanya baru sebatas Umroh yang saya kasih,” ujarnya.

Kemudian, dimana pada 16 tahun yang lalu kesalahan siapa, sama-sama, jangan ada yang menghindar, paling kecil adalah kapasitas kita sebagai orang tua, nanti dahulu jabatan ini dan jabatan itu.

Salah semua kita, harus care, jangan karena kita menyalahkan Ketua LPTQ dahulu tidak, Gubernur yang dahulu juga tidak, memang Gubernur bisa menciptakan menang, tidak.

Dimana yang paling hakiki tujuan kita adalah bagaimana menyemarakkan Al-Quran di Sumsel ini dan bagaimana bisa bergelimang Al-Quran, paling tidak bergelimang bercahaya Al-Quran.

“Seharusnya kita bersyukur ada hasil, apa yang kita dapat motivasi dengan adanya program 1 desa 1 rumah tahfidz yang didukung oleh semua pihak, ini motivasi ecara kuantitas memotivasi,” ungkapnya.

Menurut Ketua LPTQ Provinsi Sumsel yang diwakili Ketua Harian LPTQ Provinsi Sumsel Drs K H Mudrik Qori, M.A, dimana kafilah Sumsel pada MTQ Nasional tahun 2022 di Kalsel telah meraih prestasi, diluar ekspektasi atau melebihi ekspektasi dan ini tentunya karena penyebab.

Dimana penyebabnya adalah karena adanya Rahmat dan ridho dari Allah SWT, bayangkan pada MTQ Nasional pada tahun 2020 didata pemenang kita berada posisi 26.

“Berarti raihan dalam 8 besar di MTQ Nasional ke XXIX di Kalsel adalah sangat spektakuler,” katanya.

Dilanjutkannya, ini merupakan doa dari seluruh masyarakat Sumsel, terima kasih kepada forum pesantren Sumsel yang sudah menggalang doa di seluruh pondok pesantren.

Terima kasih kepada lembaga tahfidz, pengembangan tahfidz yang sudah menggalang doa di seluruh rumah n lembaga-lembaga yang mengelola tahfidz.

Penyebab faktor kemenangan kafilah Sumsel ini berjaya pada MTQ Nasional Ke XXIX adalah motivasi, stimulasi yang datang dari Gubernur Sumsel H Herman Deru.

“Motivasi ini macam-macam, mana ada Gubernur di Indonesia ini waktu pembukaan ditahun 2021 beliau, pembukaan lalu melepas peserta dengan mantap langsung beliau, menyambut kedatangan peserta juga beliau, dan hari ini juga dalam syukuran beliau juga datang,” imbuhnya.

Ditempat terpisah Ketua DPW BKPRMI Sumsel Firdaus, kami panjatkan ucapkan rasa syukur yang luar biasa, dan tadi kita dengar apresiasi dari Gubernur Sumsel H Herman Deru.

Dimana itu saya rasa pikir mewakili dari perasaan bangga dari masyarakat Sumsel atas prestasi sampai ke delapan besar ini.

“Kita ini ada di titik nol kalau BKPRMI, di titik nol prestasi-prestasi ini, yang menyiapkan sumber daya manusia-sumber daya manusia yang dirumah tahfidz, di Taman Kanak Al-Quran (TKA), dan Taman Pendidikan Al-Quran (TPA),” bebernya.

Ditambahkannya, dimana untuk mensupport event-event yang berbau agama. Pertama info ini harus tersiarkan ke seluruh level pendidikan Al-Quran, di TKA, TPA, di sekolah madrasah, dimana-mana untuk memacu santri-santri yang ada di provinsi Sumsel untuk bisa melampaui prestasi yang terjadi pada saat ini.

“Harapannya mereka terus terpacu untuk menjalankan ini, karena tahun depan akan bertemu lagi di event selanjutnya, yakni MTQ di tingkat nasional,” jelasnya.(ton)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *