Forum Komunikasi Pekerja dan Pertukangan Minta Kepada Pemerintah Kabupaten/Kota Berdayakan Tukang di Sumsel

Palembang, newshanter.com – Forum Komunikasi Pekerja dan Pertukangan (FKPP) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) merupakan satu-satunya forum yang membawahi para pekerja kontruksi yang ada di provinsi Sumsel.

Selama ini tukang yang ada di Sumsel tersingkirkan kalau ada proyek kecil maupun besar pemerintah kabupaten/kota di Sumsel memakai tukang di luar Sumsel.

Jadi inilah sebabnya di bentuk Forum Komunikasi Pekerja dan Pertukangan (FKPP). Supaya tukang di Sumsel bisa diberdayakan.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum (Ketum) Forum Komunikasi Pekerja dan Pertukangan (FKPP) Sumsel H Sulaiman, ST., saat diwawancarai di Cafe Kota Kampus, Rabu (9/11/2022).

Lanjut, ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ataupun Pemerintah Kota (Pemkot) dapat memberdayakan tenaga kerja pertukangan yang tergabung dalam wadah FKPP Sumsel.

“Selama ini, tukang-tukang di Sumsel kerap tersingkirkan jika ada proyek kecil maupun besar. Bahkan pemerintah maupun kontraktor kerapi memakai tukang dari Pulau Jawa,” ujarnya.

Ia menuturkan, FKPP Sumsel ini merupakan satu-satunya forum yang membawahi para pekerja kontruksi. Dan pihaknya juga memiliki program sertifikasi tenaga kerja terampil dan siap membantu pemerintah dalam mengadakan sertifikasi tukang.

“Forum ini mewadahi tukang profesional dengan total capai 2.000 anggota tersebar juga di kabupaten/kota dalam Sumsel,” katanya.

Ia menambahkan, terbentuknya FKPP Sumsel pada tahun 2008, saat pembangunan flyover Simpang Polda. Ia melihat tidak ada satupun pekerja konstruksi atau tukang Sumsel yang bekerja disana. Makanya kita harus bersatu, sehingga tukang-tukang bisa diberdayakan dalam proyek lokal maupun nasional di Sumsel.

” FKPP telah terbentuk di Kota Pagaralam dan kedepan juga akan dibentuk di kabupaten/kota dalam Sumsel, seperti Banyuasin, Muba, Ogan Ilir dan OKI. Sementara untuk di tingkat provinsi telah terbentuk di Surabaya, Medan, Lampung, dan Bandung,” paparnya.

Masih katanya, FKPP ini merupakan pekerja konstruksi, baik tukang batu, kayu, tukang atap baja ringan, meubel, profil, keramik, las, gali tanah, taman, Aci, pipa, cor jalan, pelitur, listrik dan lainnya.

” Mereka memiliki program sertifikasi tenaga kerja terampil dan siap membantu pemerintah dalam mengadakan sertifikasi tukang. FKPP juga siap membantu masyarakat dalam memenuhi permintaan tenaga kerja pertukangan profesional. Anggota FKPP sudah mengikuti pelatihan serta pembinaan dan memiliki Sertifikat Keterangan Terampil (SKT) yang dikeluarkan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK),” pungkasnya. (Vin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *