Empat Perampok Dari Kayu Agung, Beraksi Di Payakumbuh, Dua Berhasil Ditangkap Dua Buron

Al dan N tengah di periksa petugas/ foto MNC

PAYAKUMBUH. Newshanter.com,- Empat Perampok mengaku berasal dari Kayu Agung Sumatera Selatan Kamis (11/06/2015) sekitar Pukul 17. 30 WIB sore beraksi di Simpang Kapuak, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota. Pedagang H Elfa Nesa (39) asal Jorong Koto Nan Gadang, Nagari Simpang Kapuak, Kecamatan Mungka,Kabupaten Limapuluh Kota menjadi korbannya usai mengambil uang tabungannya di Bank BNI Kota Payakumbuh.

Menurut keterangan yang dihimpun, Korban yang menggunakan mobil Pick-Up, baru saja sampai di rumahnya di Simpang Kapuak, Mungka. Setelah memakir mobil korban dan masuk ke dalam rumah. Namun tiba-tiba pintu mobil sudah dibuka oleh dua pelaku, sambil membawa tas berisi uang senilai Rp120 juta yang masih berada dalam mobil dengan kenderaan roda dua jenis FU dengan nomor polisi BL 4981 QK.

Namun aksi dua pelaku AL (41) dan rekannya N (30), terlihat oleh warga sekitar rumah Elfa Nesa. Elfa mengetahui uangnya dirampok berteriak minta tolonng,pelaku dengan mengunakan sepeda motor kabur, warga mendengar minta tolong, Segera memberi pertololongan dengan megejar kedua pelaku yang lari ke arah Nagari Taeh Bukik, Kecamatan Payakumbuh.

Massa dengan menggunakan motor terus mengejar, saat terjadi kejar kejaran tiba tiba sepeda motor pelaku kehabisan bensin, sehingga dua rampok berhenti dengan meninggalkan motornya dipinggir jalan. Kemudian kedua pelalu lari berpencar ke dalam hutan Bukik Taeh.

Mengetahui kedua perampok itu lari ke dalam hutan, masa yang sudah panas dan mulai ganas terus mengejar, sehingga sekelompok masa berhasil mendapatkan AL .Sedangkan rekanya N berhasil kabur ke dalam hutan. Masyarakay begitu berhasil menangkap AL langsung mengeroyok tersangka hingga babak belur. Beruntung polisi segera datang dan lalu mengamankan tersangka dan membawa AL ke RSUD Adnan Payakumbuh.

Kapolres Limapuluh Kota AKBP Tri Wahyudi, melalui Kasat Reskrim AKP Amral, di RSUD Adnan WD Payakumbuh sekitar pukul 23.00 WIB kepada wartawan, mengatakan teman tersangka sampai kini masih buron, dia lari kedalam hutan.” Mudah mudah saja dia segera bisa ditangkap,’ujarnya Amral,

Dikatakan Kasat, kronologis kejadian awalnya bermula, saat korban diintai oleh empat kawanan rampok asal Palembang. Saat korban mengambil uang dengan jumlah banyak di Bank BNI Cabang Kota Payakumbuh di Simpang Kasda sekitar Pukul 14.00 Wib. Satu dari kawanan rampok itu berinisial D (35) yang sempat masuk Bank melihat korban mengambil uang, hingga melakukan pengintaian kemana arah korban.

“Tiga rekannya masing-masing AL, N, dan A (35), menunggu di luar Bank dengan dua motor Satria FU dan Jupiter, saat korban kelur bank dan mulai melaju maka tersangka AL dan N menggunakan motor Satria FU lansung mengikuti dari belakang, dan dua temannya masing-masing D dan A menunggu di Bank,” papar Kasat Reskrim Limapuluh Polres Kota AKP Amral.

Namun, karena AL dan N, lama kembali sehingga dua rekannya D dan A sudah tidak berada di tempat, diduga keduanya juga sudah lari.“Kita terus melakukan pengejaran terhadap keduanya hingga tengah malam ini,” sebut kasat.

Dari pengakuan AL kepada pihak polisi, mereka berangkat dari Palembang dengan menggunakan dua motor dan sampai di Bukittinggi pada Selasa (09/06/2015) . D, lansung mengajak ke Payakumbuh dan mengatur skenario untuk melakukan perampokan.

“Kami sudah dua hari di sini, D yang membawa dan mengatur skenario perampokan ini,” jelas tersangka AL kepada Polisi saat di RSUD Adnan WD.AL yang tinggal di Jalan Pahlawan nomor 63 Lingkungan 4, Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Oki Palembang, sehari hari bekerja sebagai sopir. Sedangkan rekannya N, merupakan mahasiswa di Kayu Agung, Palembang, dan dua rekannya D dan A, juga berasal dari tempat yang sama, Palembang.

N yang sempat bermalam di Hutan, berhasil diamankan warga bersama pihak kepolisian pada pagi Jumat (12/06/2015), saat ia keluar dari hutan untuk mencoba membaur dengan masyarakat dan mencari jalan kabur. Namun, karena pihak kepolisian terus melakukan pencarian dibantu masyarakat hingga pagi hari, berhasil mengamankan pelaku N.“ pelaku setelah keluar dari hutan berhasil diamankan.” pungkas AKBP Amral.

Pengakuan N dirinya sejak lari ke dalam hutan pada Kamis sore, masuk ke dalam hutan dan sempat tidur di rerumputan hutan.“Tidur di rumput, tidak ada makan. Kalau takut gak. Pagi mau keluar saya bertanya kepada masyarakat dan tiba-tiba sudah diamankan oleh masyarakat,” akunya.(mnc/NHO)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *