Dua Kegiatan Di Istana Negara Jakarta Dilepas Langsung Gubernur Sumsel, Ini Pesan Dari Gubernur Sumsel Dan Lainnya

Palembang, newshanter.com – Pelepasan peserta Raimuna ke XII tahun 2023 Kontingen Daerah Sumatera Selatan (Sumsel) dan Pelepasan Tim Kesenian Provinsi Sumsel dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 78 Tahun Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta yang langsung dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumsel dalam hal ini Gubernur Sumsel H Herman Deru dengan didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel Dr H Aufa Syahrizal dengan didampingi Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumsel Drs Reza Fahlevi yang dipusatkan di halaman Griya Agung Palembang, Sabtu (12/8/2023).

Dikatakan Gubernur Sumsel H Herman Deru, ini sangat hebat pertama adalah Pramuka, dimana akan mengikuti Raimuna ke XII tahun 2023 di Cibubur, dan kita dalam hal ini Ketua Mabida, saya mendapatkan penghargaan tertinggi di Pramuka pada tanggal 13 Agustus 2023 itu. Selain itu juga kita memberangkatkan team kesenian yang tidak semua daerah mendapatkan kesempatan untuk dapat dipilih.

“Dimana menjadi team kesenian yang akan memeriahkan gebyar HUT RI di Istana Negara pada tanggal 17 Agustus 2023 nanti. Ini merupakan hasil kerja keras kesemua pihak dalam bentuk kerjasama,” ujarnya.

Kemudian, ini tentu juga merupakan kehormatan bagi kita semua, makanya tadi saya pesankan kepada seluruh team kesenian dan team Pramuka tadi untuk betul-betul serius menjaga nama baik daerah, keramahtamahan Sumsel dan etika dalam pergaulan. Karena Raimuna kalau di Pramuka itu adalah ajang silaturahmi dan unjuk kecakapan kita.

“Jadi ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, dan team kesenian ini hanya 5 provinsi dari 38 provinsi yang mendapatkan kehormatan untuk dapat tampil di Istana Negara Jakarta. Dimana untuk team kesenian sebanyak 105 orang, dan untuk Pramuka sebanyak 537 orang, dan semua diharapkan untuk menjaga kesehatan,” ungkapnya.

Menurut Kepala Disbudpar Sumsel Drs H Aufa Syahrizal dengan didampingi Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumsel Drs Reza Fahlevi, dimana Tarian Zapin Rodat tu merupakan permintaan langsung dari Istana Negara Jakarta, jadi kita tahu bahwa provinsi Sumsel ini dikenal dengan Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI). Dan tari Zapin Rodat itu sangat erat kaitannya dengan DMDI, artinya penunjukkan dan jenis tari pun sudah ditentukan oleh Istana Negara.

“Tinggal kita mempersiapkan, dan karena ini sifatnya Tari massal untuk ditampilkan dilapangan didepan Istana Negara Jakarta, artinya kita harus menyiapkan penarinya,” katanya.

Dilanjutkannya, bukan hanya itu saja bahkan untuk jumlah penarinya pun sudah ditentukan, mereka meminta penari paling tidak minimal 100 orang. Terus kita siapkan alhamdulillah dari Kurasi tadi ada 116 kita siapkan, ternyata ada team dari Jakarta turun langsung melihat dan menyeleksi juga. Akhirnya sisa penari ada sebanyak 105 penari, tapi disamping penari, kita juga tentunya didampingi oleh pelatih.

“Ada team official, dimana team official nya berjumlah 28 team official, 12 pemain musik. Dimana kalau kita gabungkan semua ini, jumlahnya lumayan banyak. Dimana semuanya 145 orang termasuk team kesenian, pemain musik, team pendamping, dan juga ada team kesehatan yang mendampingi mereka,” ucapnya.

Masih dilanjutkannya, alhamdulillah mereka dalam waktu yang sangat singkat kurang lebih cuma 2 Minggu untuk mempersiapkan ini. Karena mereka semangat, karena mereka akan tampil di Istana Negara Jakarta, dan juga semangat untuk membawa nama baik provinsi Sumsel, dengan panas-panas mereka latihan di Gedung Gelanggang Olahraga Sriwijaya.

“Untuk pesertanya sendiri ada dari sekolah, ada mahasiswa juga, bahkan kita juga melibatkan ada team kesenian dari Bank Sumatera Selatan Bangka Belitung (Sumsel Babel), ada team kesenian juga dari Politeknik Pariwisata Palembang mahasiswa,” imbuhnya.

Masih disampaikannya, selain itu juga ada beberapa sanggar-sanggar yang ada di provinsi Sumsel, termasuk Sanggar Cempaka yang jadi kebanggaan kita. Dan juga semuanya tampil alhamdulillah mereka dengan sungguh-sungguh hanya mendapatkan sebuah koreografer. Bukan hanya itu bisa mendapatkan sebuah kekompakan dengan jumlah yang banyak mereka bisa latihan bersama dan gerakan-gerakan alhamdulilah terakhir mereka latihan kemarin semuanya sudah kompak.

“Dan kita insya Allah siap untuk tampil memukau dihadapan Presiden RI dan para penonton pada peringatan hari 17 Agustus di Istana Negara pada tanggal 17 Agustus nanti. Ini melalui seleksi, kita seleksi dan ini merupakan team yang terbaik. Dan ini seleksi dahulu bukan kita saja, tapi dari team Kurator Jakarta pun datang untuk melakukan seleksi,” tutupnya.(ton)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *