SUMBAWA-Newshanter.com. Sejumlah pendemo yang tergabung dalam Lembaga Aspirasi Rakyat (LAR) mendatangi kantor pemerntah Daerah Sumbawa untuk meyuarakan tuntutannya terkait dugaan korupsi pembangunan dan pemeliharaan Bendungan, embung dan jaringan irigasi oleh Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara 1 (BWS NT 1). (15/05/17).
Dalam aksi tersebut mereka menuntut agar aparat penegak hokum untuk segera menyelidiki dan memperoses hal tersebut, mendesak aparat hokum untuk mengusut harta kekayaan Kepala BWS NT 1.
Bukan hanya itu, mereka mendesak aparata hukum agar menindak lanjuti laporan-laporan masyarakat terkait hal tersebut, mendesak pemerinta kabupaten Sumbawa dan pemerintah propinsi untuk melakukan investigasi terhadap pebangunan bendungan, embung dan jaringan irigasi di Sumbawa,mendesak DPRD kabupaten dan propinsi agar membentuk pansus terhadap BWS NT 1 serta menolak proyek-proyek pembangunan oleh BWS NT 1.
Roni, selaku orator mengatakan, jika tuntutan tersebut tidak dilaksanakan maka mereka akan memboikot proyek yang dikerjakan oleh BWS NT 1.“jika tintun kami tidak dilaksanakan, maka kami akan memboikot proyek yang dikerjakan oleh BWS NT 1,” kata Roni
Ditempat terpisah Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) NT 1 Asdin Juliady yang dikonfirmasi melalui telepon celulernya terdengar nada sibuk. Begitupun short message Service (SMS) yang dikirim oleh wartawan media juga belum dibalas
“Ass. Pak Asdin saya ingin konfirmasi terkait aksi yang dilakukan Lembaga Aspirasi Rakyat (LAR) di kantor kejaksaan dan kantor Bupati Sumbawa. Salam hormat Hermansyah Idris. (Hermansyah Idris)





