Palembang, newshanter.com.com – Kasus positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali terjadi peningkatan.
Per hari ini Minggu (24/05/2020) hari pertama lebaran jumlah positif Corona bertambah 49 orang, sehingga total kasus positif Corona di Sumsel berada di angka 646 orang, di mana sebelumnya sebanyak 597 kasus.
Jubir Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Sumsel, Yusri, SKM, MKM dalam press conference, sore ini, mengatakan, penambahan 49 orang pasien positif Corona ini menjadi yang tertinggi di Pulau Sumatera setelah kasus pertama Sumsel yang terjadi pada 24 Maret 2020.
Menurutnya, penambahan 49 orang positif Corona ini terbanyak dari Kota Palembang dengan 26 orang, Muratara 17 orang.
Kabupaten Ogan Ilir tiga orang, Lubuklinggau dua orang dan Kabupaten Lahat satu orang.
Pihak gugus tugas juga mengkonfirmasi kasus pasien sembuh belum ada penambahan artinya tetap 77 orang seperti hari kemarin. Sedangkan kasus kematian bertambah satu orang sehingga total ada 19 orang meninggal dunia.
“Pasien meninggal kembali dikuburkan di TPU Gandus yakni pasien nomor 618,” jelas dia.
Baca Juga : China Kerahkan 450 Staf Medis Militer ke Kota Asal Wabah Virus Corona
Aktivitas sebaran Covid-19 yang tinggi dari klaster keluarga diungkapkan Yusri, hendaknya mengingatkan masyarakat Sumsel untuk berhati-hati saat lebaran mendatang. Masyarakat diminta untuk tidak ibadah salat id dan berkunjung ke rumah keluarga terlebih dahulu.
“Jadi patuhilah protokol kesehatan jika semua masyarakat di Sumsel patuh maka kita secara bersama-sama dapat memutuskan penularan COVID-19 di Sumsel,” jelas dia.
Secara keseluruhan Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Sumsel mencapai 5.518 orang. Dengan selesai pemantauan sebanyak 4.114 orang dan masih dalam pemantauan 1.404 orang.
Lalu untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara keseluruhan mencapai 390 orang, dengan catatan selesai pemantauan sebanyak 181 orang dan masih dalam pemantauan 209 orang.
“Sejauh ini Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang sedang memeriksa 2.634 sampel dengan dengan rincian 2.034 Orang Tanpa Gejala (OTG), 483 PDP, dan 117 ODP,” tandas dia.(*)





