Capai Target 100 %, Pukesmas Lais Gencar Sosialisasikan Imunisasai MR

Petugas Pukesmas Lais melakukan Sosialisasi dan Vaksin MR di SDN Rantau Keroya Kecamatan Lais, Kabupaten Muba, Sumsel(heri)

Musi Banyuasin, NewsHanter, Com – Program imunisasi Measles Rubella (MR) di kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin , terus disosialisasikan oleh Puskesmas Lais . Sosialisasi secara intensif ini, tidak hanya menyasar sekolah, tapi juga Posyandu sebagai upaya dalam pencegahan campak dan rubella di kecamatan Lais.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Lais , Leli Hefni SKM MKes, Melalui Nasrullah kemarin( 29/08/2018) saat di sambangi dipukesmas lais   menjelaskan, imunisasi MR dilaksanakan sejak ada intruksi dari kementerian kesehatan RI ,  Dinas Kesehatan kabupaten Musi Banyuasin, Propinsi Sumatera Selatan. Sejak start di kecamatan  awal  Agustus  kita dari pukesmas  Lais langsung pencanangan di desa, sudah turun kelapangan dan mensosialisasaikan imunisasi MR diacara perkawinan.

Selain itu juga di bawah Pukesmas Lais ada 7 desa, terdapat 5 Pustu dan 14 Poskesdes jadi petugas kita dilapangan selalu memberikan sosialisasi manfaat Vaksin dan dampak  efek tidak divaksin. Sasarannya  bagi anak-anak 9 bulan sampai 15 tahun.

Rismanita,   Bagian vaksin dan imunisasi Pukesmas Lais  menambahkan Kegiatan pemberian vaksin  ini  terbagi dalam dua tahap yaitu, tahap pertama bagi anak usia sekolah 6 tahun sampai kurang dari 15 tahun yang bersekolah di SD dan SMP. Sementara tahap kedua, dilaksanakan untuk bayi dan anak usia 9 sampai 71 bulan di Posyandu yang tersebar di Rukun Tetangga dan Rukun Warga .

“Jadi kalau bulan Agustus kita fokuskan di sekolah-sekolah dengan total sasaran 5800 anak yang sudah di vaksin , sedangkan di bulan September ini difokuskan untuk balita di Posyandu setempat dengan total 3.000 anak,” ujar Rismanita.

Untuk target  7 desa di bawah kendali Pukesmas Lais kita sudah hampi 100 % , hanya tinggal  ada dua desa baru jalan, mudah- mudahan akhir September  bertambah 3000 anak lagi.

Target imunisasi Measles (campak) dan Rubella (MR) yang ditetapkan  sebesar 100% telah mendekati kenyataan. Hingga akhir Agustus saja,  tercatat  sudah  Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) capai target 100 %.

Tekad harus capai target, bukan tanpa dasar. Karena kesehatan adalah hak anak.  Tatkala seluruh anak di usia 9 bulan hingga 15 tahun  telah diimunisasi MR  maka secara ikhtiar telah menjamin keselamatan generasi di Kecamatan Lais  dari  kecacatan.

“Imunisasi MR diberikan untuk melindungi anak Indonesia dari penyakit kelainan bawaan seperti gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, kelainan jantung dan retardasi mental yang disebabkan adanya infeksi rubella pada saat kehamilan. Kita ingin mewujudkan anak  yang sehat dan berkualitas di masa mendatang,” ujar  Rismanita .

Menurut Rismanita , bahwa campak adalah suatu penyakit paling menular pada manusia dan menelan satu korban jiwa setiap empat menit, mayoritas anak – anak.

Hal itu sama bahayanya dengan rubella yang menjadi ancaman serius dan jika tertular di masa awal kehamilan dapat mengakibatkan cacat bawaan saat lahir pada otak, jantung, mata dan telinga.

Namun hal itu dapat dicegah dengan melakukan imunisasi MR. “Masyarakat cukup mendaftarkan saja karena kita berikan imunisasi ini gratis. Karena biaya vaksin telah ditanggung pemerintah. . atau langsung  datang ke Pukesmas ingin menvaksin anaknya.

Vaksin imunisasi MR ini oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) S Viral bahwa Haram namun akhirnya MUI SumSel  berdasarkan surat nomor B-97/MUI-SS /VIII/2018 , Pengunaan vaksin dibolehkan ( Mubah) juga telah mengeluarkan surat  telah dianggap tidak masalah, dan tidak haram sesuai penjelasan MUI Nomor 33 tahun 2018.Tentang penggunaan Vaksi MR.( Heri)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *