OKI.Newshanter.com,-Gara Gara dipicu hasil panen sawit Mesuji kembali memanas, dikabarkan seorang tewas, satu luka-luka berat dalam pristiwa itu, Jumat (03/07/2015)sekitar pukul 15.00 WIB.
Informasi sementara yang didapat bentrok warga diduga terjadi karena perebutan hasil panen di Desa Kagungandalam, Kecamatan Tanjungraya, Mesuji, tepatnya wilayah perbatasan dengan Sumatera Selatan.
Dua kelompok warga yang berseteru adalah warga Desa Kagungandalam, Mesuji dan Desa Sungaiceper, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Korban jiwa meninggal atas nama Awa, warga Desa Sungaisceper. Sementara satu korban luka atas nama Likin, juga warga Sungaiceper.
“Kejadiannya pukul 15.00 WIB. Ada dua korban warga Desa Sungaiceper. Satu meninggal dunia, satunya lagi luka berat karena mengalami luka tusuk,” kata warga Desa Kagungandalam yang enggan disebutkan namanya, seperti yang di kutip di harianlampung.com.
Sementara itu, Wakapolres Mesuji Kompol Sigit ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut belum dapat berkomentar banyak. Namun, dia mengakui, Polres Mesuji telah menerjunkan seluruh personel kepolisian untuk berjaga-jaga di lokasi kerusuhan.
“Sekarang kita belum bisa bekomentar apa-apa. Kita hanya dapat informasi ada bentrok di BSMI dan kita sudah turunkan personel kita ke sana,” singkatnya.
Dari informasi yang dihimpun harianlampung.com, saat ini kondisi Desa Kagungandalam, Kecamatan Tanjungraya, Mesuji masih mencekam. Warga setempat berjaga-jaga dari kemungkinan serangan balasan yang akan dilakukan warga Desa Sungaiceper.[LP/NHo)]





