PALEMBANG-Newshanter.com.-Berhati-hatilah bagi anda para pengguna anjungan tunai mandiri (ATM). Jangan mudah percaya begitu saja kepada orang yang tidak dikenal apabila hendak menawarkan jasa bantuan kepada anda.
Apibila tidak, anda bisa menjadi korban seperti yang dialami M Yani (48) warga Jala Naskah RT 07/2 Kelurahan Sukarami Kecamatan Sukarami Palembang. Berharap uang THR di tabungannya bisa untuk berangkat mudik ke Medan, namun ia malah harus kehilangan uangnya yang ada di ATM miliknya sebanyak 10.275.000.
Akibat kejadian yang dialaminya tersebut, M Yani pun mendatangi Polsekta Sukarami untuk melaporkan peristiwa yang ia alaminya.
Menurut keterangan korban di hadapan petugas, bahwa awalnya pada hari Jumat (03/7) sekitar pukul 13.00, ia mendatangi SPBU di Jl Kol H Burlian tepat di depan Taman Wisata Alam Punti Kayu Palembang.
Di sana, rencananya ia akan mentransfer uang tapi sebelum ia mentransfer sudah ada orang lain yang masuk ke dalam gerai ATM.
“Saat saya hendak masuk, orang itu terus keluar. Dan pas saya menggunakan mesin ATM, orang itu kembali masuk sambil memberitahu jika mesin tidak berfungsi sehingga dia terus berpura-pura hendak membantu tapi masih juga tidak bisa,” jelasnya.
Setelah itu, dikatakan korban, ia pun berfikir jika ATMnya tertelan sehingga membuat ia lebih panik lagi.
“Pas itu, tiba-tiba datang lagi seorang lelaki yang keluar dari mobil Honda Jazz berwana putih plat B. Dia juga menawarkan bantuan dengan menyuruh saya menekan PIN,” terangnya.
Namun sesudah menekan PIN, masih dikatakan korban, ATMnya pun tetap belum bisa keluar. Sehingga, ia pun memutuskan untuk meninggalkan dan pergi ke Bank di Kapten A Rivai dengan maksud untuk memblokir.
Namun setibanya di Bank dan sebelum ia sempat memblokir, ternyata pada pukul 13.25 uang yang awalnya sebanyak Rp 10.391.000 ternyata sudah diambil sebanyak Rp 10.275.000.
“Saya sendiri sampai di Bank pukul 13.50 dan kato Customer Service itu, uang saya hanya tersisa Rp 116.000 dan itu pun pelaku sempat mengisi pulsa,” ungkapnya.
Mungkin saat salah seorang membantunya itu, masih dikatakan korban, ATMnya sudah keluar dan pelaku memasukan ATM lain.
“Saat pelaku keluar serta pelaku lainnya masuk itu, pelaku sambil menekan dua tombol sambil menyuruhnya saya menekan PINnya,” tuturnya.
Sementara itu, Kapolsekta Sukarami Palembang, Kompol Nurhadiansyah didampingi Kanit Reskrim, Iptu Heri mengatakan, laporan korban sudah diterima. Saat ini kita tengah menyelisikinya,” ujat Kapolsek.(SP/NHO)





