Palembang. Newshanter.com.Sekolah Dasar (SD)Negri 189 Palembang memiliki dua gedung sekolah dua lantai, namun sangat disayangkan satu gedung sekolah kondisi atap saat sekarang sudah buruk dan bocor, sehingga disaat hujan ruang belajar yang berada dilantai dua gedung tersebut tidak bisa digunakan karena air hujan yang menetes melalui atap yang sudah rusak dan tidak adanya plafon diruangan tersebut.

Rusmini SPd MSi Kepala Sekolah SD Negri 189 saat ditemui membenarkan bahwa atap gedung tersebut perlu di benahi, Rusmini mengatakan,” seharusnya atap gedung sekolah ini harus segera dibenarkan, karena saat musim hujan akan mengganggu aktifitas belajar dan mengajar, gedung yang rusak digunakan untuk ruang belajar murid kelas 3, tiga kelas, murid kelas 4 satu kelas ruang guru dan perpustakaan, ruang belajar yang dipakai oleh murid kelas 3 ini sangat perlu untuk direnofasi, kalau musim hujan murid kelas tersebut tidak bisa fokus belajar, karena atap bocor dan tidak ada plafon diruangan itu”ungkapnya.
Mengenai kondisi atap yang rusak pihak sekolah sudah lima kali mengajukan proposal kepada pihak diknas bahkan sudah membicarakan lansung kepada kepala dinas kota Palembang Pak Zulinto dan bagian perencanaan diknas kota Palembang pak Nasikhun untuk dilakukan perawatan dan pembenahan gedung tersebut, agar murid dan guru saat hujan turun tidak terganggu aktifitas belajar dan mengajar pada ruangan yang atapnya rusak itu, sekarang belum musim hujan, kalau sudah musim hujan aktifitas belajar dan mengajar akan terganggu, gedung yang pernah digunakan oleh PGRI dan paud ini baru di pakai oleh SD 189 selama dua terakhir ini selama saya jadi kepala sekolah disini,” tambahnya.
kemudian Rusmini menjelaskan bahwa peningkatan murid untuk sekolah di SD 189 cukup tinggi, selama dua tahun dipimpinya hampir seratus persen penambahan murid di SD 189, awal Rusmini menjadi kepala sekolah di SD 189 ada 215 murid, pada tahun ini sudah menjadi 400 murid yang menimba ilmu di SD 189, dengan banyaknya murid yang mendaftar disekolah ini seharusnya pihak Diknas memperhatikan sarana dan prasarana disekolah ini, selain pembenahan gedung, bangku dan meja harusnya diganti agar tidak terganggu aktifitas belajar mengajar sehingga bisa meningkatkan mutu dan kwalitas pendidikan di SD 189.
Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan Diknas kota Palembang Drs H. Nasikhun MM saat ditemui di ruang kerjanya membenarkan kalau ada menerima proposal dari kepala sekolah SD189, meminta agar pihak diknas merenofasi SD tersebut, namun anggaran APBD tahun ini belum bisa dilaksanakan untuk merenofasi gedung SD 189.
Nasikhun menjelaskan,” Proposal yang diajukan SD 189 memang sudah ada, dari sekolah lain juga ada proposal, kami pihak Diknas melakukan renofasi sekolah sekolah yang kami nilai sangat perlu dilakukan renofasi dan pembangunan saat ini, anggaran APBD tahun ini kami gunakan untuk lima puluh (50) sekolah yang direnofasi bahkan ada yang dibangun baru, sembilan (9 ) Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan empat puluh satu (41) SD, dari 41 SD yang masuk dalam daftar renofasi anggaran tahun ini namun belum ada untuk SD 189, kami akan menganggarkan renofasi SD 189 anggarkan APBD 2020 nanti, kalau Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat turun nanti akan segera kita renofasi,”ungkapnya.(fan)





