Apel Pagi, Melatih Bentuk Kedisiplinan dan Tanggung Jawab

Banggai,- Program TNI Manunggal membangun Desa yang dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2020 merupakan salah satu bentuk kemanunggalan antara TNI dengan rakyat yang melaksanakan pembangunan secara merata dan dengan gotong royong serta bahu membahu agar dapat meningkatkan ekonomi desa yang selama ini belum maju.

Dalam pelaksanaannya, tidak hanya kegiatan fisik saja yang dikerjakan, namun juga pelaksanaan kegiatan non fisik. Dengan pelaksnaan tersebut, diharapkan antara TNI dan warga dapat saling bertukar pikiran serta dapat mendapatkan pengalaman baru.

Salah satu contoh kegiatan yang ada di dalam TMMD yang dilakukan setiap pagi sebelum melaksanakan pekerjaan, dilakukan upacara dan berdoa serta pengisian daftar hadir yang dilakukan oleh TNI. Pelaksanaan tersebut ternyata secara tidak langsung dapat menambahkan pengalaman baru serta dapat mendidik bagaimana arti kedisiplinan dan tanggung jawab.

Danramil 1308/03 Kapten Inf Dwi Karyo Basuki, Selasa (17/3/20) mengatakan,”Pelaksanaan apel pagi dan sore ini kita lakukan bukan untuk dipaksa, melainkan untuk mendidik dan melatih kedisiplinan kita sehingga kita memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi.”

Sementara itu, salah satu warga, Jefri yang sebelumnya tidak merasakan kegiatan apel tentu merasa gugup. Namun dirinya merasa senang karena dapat melatih untuk berdisiplin dalam segala hal.”Saya sebenarnya gugup saat melakukan apel ini karena terus terang saja baru kali ini bekerja bersama Pak TNI. Namun justru dengan kegiatan ini saya sangat senang karena dengan seperti ini kita dilatih untuk selalu disiplin dalam segala hal,” katanya.

Disisi lain, Kades Samalore, Bodduraja mengatakan sangat mendukung kegiatan pelaksanaan TMMD yang ada di desanya. Bahkan ia merasa sangat berterimakasih kepada TNI karena mendapatkan kehormatan desanya yang dibangun melalui program TMMD.

“Saya ikut berdoa agar pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa 107 ini dapat berjalan dengan baik dan lancar sehingga dapat digunakan dengan sebaik-baiknya oleh warga desa baik yang mendapatkan program tersebut, maupun warga desa lainnya,” pungkasnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *