PALEMBANG .Newshanter.com — Guna menghadapi arus mudik hari raya Idul Fitri 2017, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mulai melakukan langkah antisipasi untuk kelancaran arus mudik.
Seperti yang dikatakan Sudirman Kabid Lalu Luntas Arus Jalan (LLAJ) dishub sumsel, Angkutan lebaran ini adalah pekerjaan rutin pekerjaan yang diselenggarakan setiap tahun berdasarkan dengan keputusan presiden,menteri dan gubernur,” Kita menjalankan angkutan lebaran ini kan harus koordinasi dengan instansi terkait,ujarnya.
Dikatakanya lagi, Untuk AKAP ada sekitar 514 unit sedangkan akdp ada 220 yang terbagi 154 bus besar dan bus sedang 98 unit, Sedangkan untuk mobil derek ada 11 unit yang akan di sebarkan diwilayah kabupaten kota termasuk kota palembang.
“Untuk persiapan kapal cepat ada 4 dan untuk kapal penyemberangan ada 8 unit, itu akan dikenakan tarif bawah dan tarif atas begitupun juga dengan pesawat terbang juga akan dikenakan tarif bawah dan trif atas semuanya itu akan dimulai dari H-10 hingga H+10 nanti,”ucapnya saat diwawancarai Newshunter.com jum,at (02/05/2017) diruang kerjanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, Dishub sumsel juga menyiapkan posko disetiap kabupaten/kota, sementara untuk posko induknya sendiri di dishub provinsi sumatera selatan,” jadi kita hanya menerima pengaduan/laporan dari pos-pos dari kabupaten/kota, sedangkan untuk unit penolong antisipasi kecelakaan kita sudah menyiapakan 11 derek, diantaranya dari dishub provinsi ada 4,dikota palembang ada 3, dari banyuasin ada 2, pali 1, jadi semuanya ada 11 unit derek,”jelasnya.
sudirman mengharapan minimal angkutan lebaran untuk diprovinsi sumatera selatan ini sama dengan angkutan lebaran ditahun 2016 kemaren karena di tahun 2016 kemaren zero insiden, jadi khusus untuk ditahun 2017 kita harus meningkatkan pelayanan yang signifikan, tapi kalau kita lihat dari kondisi jalan sekarang karena jalan kita belum selesai diperbaiki dan untuk dikota palembang sendiri ada kemacetan lalu lintas dikarenakan ada pembangunan insprastruktur berupa LRT ,inilah yang jadi penyebab kemacetan dikota palembang,ujarnya.
kemudiaan sudirman menghimbau kepada para PO supaya menyediakan armada yang cukup kemudian memenuhi syarat dan tekhnis dan laik jalan. dan kendaraannya harus dicek sebelum laik jalan, untuk penumpang sendiri jangan membeli tiket melalui calo, jadi kalu mau berangkat mulai sekarang harus memesan tiket dari sekarang,Tutupnya.(Nata)





