PEKANBARU – Pagi sampai pukul 17.00 kota Pakan Baru diselimuti asap. Alhamdulilah sore harinya warga Pekanbaru sedikit merasa lega. Pasalnya hujan yang ditunggu-tunggu akhirnya mengguyur kota Pekanbaru Senin (14/9/2015) sekitar pukul 17.30 . Sekalipun tidak deras, paling tidak guyuran hujan ini mengurangi kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru beberapa hari ini.
Suasana Pekanbaru kini jauh berkurang dari kabut asap. Sekalipun masih tetap diselimuti asap tipis, paling tidak warga dapat menghirup udara yang lebih segar. Padahal pagi tadi, Pemprov Riau telah menetapkan status “darurat asap” akibat kualitas udara yang berbahaya.
“Alhamdulilah sudah turun hujan. Semoga saja asap bisa hilang, kebakaran lahan bisa teratasi,” ungkap Vanie warga jalan Arengka Pekanbaru kepada wartawan, Senin (14/9/2015).
Vanie mengatakan dirinya sangat bersukur atas rahmat yang diberikan Alah SWT. “Tadi pagi waktu kerja asapnya ampun dek, sudah pakai maskerpun masih terasa asap pekat tu. Mudah-mudahan lah hujan yang sebentar ini bisa mengurangi kabut asap,” harapnya.
Hal senada disampaikan Melda , warga Jalan Sudirman. Ia tak menyangka hujan turun sore ini, pasalnya sejak pagi tadi udara di Kota Pekanbaru hampir berwarna hitam. “Tadi pagi jarak pandang saja cuma berapa meter lah ya, pokoknya saya senang hujan turun, alhamdulillah,” ungkapnya.Lebih lanjut Ia berharap agar Pemerintah terus mencari solusi agar kabut asap bisa berkurang.
“Terlepas hujan adalah Rahmat dari Allah, palingg gak ya pemerintah bisa cari cara juga untuk menghalau asap ini. Kan banyak cara juga untuk membuat hujan buatan. Mudah-mudahan kabut asap cepetan kaburlah,” harapnya.
Masyarakat juga mengharapkan, kiranya hujan yang turun juga berada di lokasi kebakaran lahan. Sebab, kalau hujan tidak turun di lokasi kebakaran, asap tetap mengancam kembali.”Kita juga berdoa, kiranya hujan juga mengguyur di lokasi kebakaran, agar asap hilang,” kata Ryan.
Sementara itu, Hendra (35) warga di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau kepada detikcom mengabarkan bahwa di daerah tersebut juga turun hujan. Wilayah ini selama ini salah satu kawasan yang terbakar lahannya.”Iya pak, di sini turun hujan. Alhamdulilah. Hujannya lumayan deras,” kata Hendra. (DTc/NR)





