Palembang – newshunter- Pendidikan Politik bagi tokoh masyarakat sejak dini amatlah vital dalam mendukung perbaikan sistem politik di Indonesia, Pengetahuan sejak dini terhadap komponen-komponen kenegaraan, arti nasionalisme, hak dan kewajiban, sistem pemerintahan, pemilu dan segala seluk beluk politik akan melahirkan orang-orang yang berkualitas dan memiliki arah dalam perbaikan bangsa dan negara.
Berdasarkan peraturan menteri dalam negeri Nomor 36 Tahun 2010 tentang pedoman fasilitasi penyelenggaraan pendidikan politik, dan keputusan walikota Palembang Nomor/KPTS/Bankesbangpol/2017 tentang pembentukan panitia pelaksana penyuluhan pendidikan politik bagi tokoh masyarakat.
Salah satu moderator Dosen Fakultas Unsri Sofyan Hasan mengatakan, makna dari sebuah demokrasi ada tiga pilar untuk menegakkan demokrasi dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat, bangsa indonesia ini terdiri dari bhineka tunggal ika, segala sesuatu jangan diselesaikan dengan emosi harus dengan musyawarah, ini adalah wujud pentingnya dari silahturahmi.
sesuai dengan pedoman ki hajar dewantara “Tut Wuri Handayani” pendidikan etika itu sangat penting di tanamkan pada diri kita,”Ujarnya.
Lebih lanjut beliau menjelaskan, Jika generasi muda indonesia tidak mempunyai bekal dan kemampuan dalam bidang politik, maka pihak luar akan dengan mudahnya mendomimasi dalam segala bidang kehidupan indonesia,”Terciptanya tokoh masyarakat yang sadar akan kehidupan berbangsa dan nernegara berdasarkan UUD 1945 swbagai salah satu usaha untuk membangun manusia indonesia seutuhnya,”Jelasnya kepada awak media di Hotel Atyasa Palembang, (25/7/2017).
Ditempat yang sama di jelaskan pula Yasman Effendi Kabid Politika Kesbangpol Kota Palembang, Dengan seiring berjalannya waktu konsep-konsep pengamalan pancasila itu sudah mulai tergerus, seperti kita lihat sekarang ini dari berbagai elemen bangsa ramai mengajukan unjuk rasa demonstrasi.
Diirinya berharap dan menghimbau bagi siapa saja yg mencalonkan diri pada pilkada 2018 nanti, supaya jangan ada perpecah belahan antar sesama, jangan selalu mengedepankan tokoh-tokoh yang kita pilih kita harus menjaga provinsi sumsel ini agar selalu aman dan kondusif dalam menjelang asean games 2018 nanti,” kita jadikan sebagai piomer nomer satu supaya roda pembangunan sumsel tetap berjalan sekarang dan akan datang,”Pungkasnya.(iwan)





