5000 Bibit Pohon DiBagikan Ke Kecamatan Se Kota Palembang, Ini Pesan Dari PDI Perjuangan 

Palembang, newshanter.com – Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan ke 50 tahun, genggam tangan persatuan dengan jiwa gotong-royong dan semangat api perjuangan nan tak kunjung padam melaksanakan gerakan penghijauan dan bersih-bersih daerah aliran sungai (DAS), Sabtu (28/1/2023).

Selain dari kegiatan tersebut juga dilakukan Penanaman dan penyerahan bantuan bibit buah kepada kelompok tani. Kegiatan ini sendiri dipusatkan di Jalan Rompok Jaya Kelurahan Lebong Gajah Kecamatan Semarang Borang kota Palembang, demikian diutarakan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Palembang yang diwakili oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Palembang Ayu Nur Suri, S.E.,M.M, Anggota

Dikatakan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Palembang, Ayu Nur Suri, dimana selain saya yang hadir didalam kegiatan ini, juga dihadiri oleh anggota Dewan Pimpinan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Jialyka Maharani, S.I.Kom, Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) kota Palembang RM Yusuf Indra Kusuma, Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Duta Wijaya Sakti, S.H, Ketua BAGUNA Kota Palembang Andreas O P, dan undangan lainnya.

“Hari ini adalah rangkaian kegiatan kedua dalam rangka memperingati HUT PDI Perjuangan ke-50 dengan Gerakan Penghijauan dan Bersih Bersih Daerah Aliran Sungai (DAS),” ujarnya.

Kemudian, dimana sebelumnya kita melaksanakan kegiatan pembagian 2000 paket makanan bayi dan 10 ribu Paket nasi kotak yang dibagikan di 18 Kecamatan dikota Palembang. Hari ini kita melaksanakan penanaman dan pembagian dan penanaman 2.000 pohon di Kecamatan Sematang Borang. Untuk total pohon yang ditanam dan dibagikan ada 5.000 pohon karena 3.000 pohon dibagikan untuk kecamatan lainnya di Kota Palembang.

“Untuk jenis pohonnya adalah pohon mahoni, mangga, alpukat, pinang, kelengkeng dan banyak jenis tanaman lainnya,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, ini suatu luar biasa bagi saya, dan suatu prestasi, kenapa saya katakan demikian, karena disanalah saya menumbuhkan bahwa Ketua PAC PDI Perjuangan ini sangat bisa mengayomi, bisa merangkul, bisa membentuk kalau bahasa kami di PDI Perjuangan itu “Bonding”. Dimana Bonding itu yang susah, karena Bonding itu sesuatu itu tidak setengah-setengah, selaras antara otak sampai kehati.

“Karena kalau cuma otak saja tidak sampai kehati tidak melekat itu bisa berpindah kemana-mana, jadi apapun, dan bagaimana pun caranya kalau dihatinya ada Ketua PAC PDI Perjuangan itu luar biasa,” katanya.

Menurut anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Palembang dari Fraksi PDI Perjuangan sekaligus Ketua PAC Sematang Borang Duta Wijaya Sakti, S.H, kami diperintahkan untuk buat dapur umum dimana selesai kemarin, sekarang program penghijauan, dan bersih-bersih DAS. Puncaknya sendiri dilaksanakan di Sematang Borang Lebong Gajah ini.

“Dimana ada 2000 pohon yang kami siapkan untuk masyarakat, dan juga ada 3000 akan kami berikan juga secara berkesinambungan untuk semua kecamatan yang ada di kota Palembang,” imbuhnya.

Masih dilanjutkannya, untuk pohon yang akan ditanam sebanyak 2000, total keseluruhan sebanyak 5000 pohon. Sedangkan jenis tanamannya sendiri ada tanaman keras, pinang, Albasia, Mahoni, Mangga, Legian, Rambutan, dan Alpukat. Dimana untuk tanaman itu sendiri dibagikan untuk warga pada hari ini.

“Karena kita berikan ini, yang pertama penghijauan, kalau kita memberikan tanaman ini akan menghasilkan buah-buahan, bernilai ekonomis, bisa dinikmati semua, serta menghasilkan udara,” ucapnya.

Masih disampaikannya, disamping itu juga kita hari ini membersihkan aliran sungai. Kalau kita lihat untuk aliran sungai secara keseluruhan memang masih ada yang belum tertangani , dan ada yang sudah mulai baik. Ketika kemarin-kemarin memang ada program dari Walikota Palembang, sekarang sepertinya stop program turun disungai. Dimana nanti akan diteruskan oleh masyarakat yang ada disekitar disini.

“Untuk di Sematang Borang khususnya Lebong Gajah untuk kebersihan sungai atau anak sungai, kalau untuk sungai induknya alhamdulillah bersih, memang masih ada anak-anak sungai yang sekarang belum ditangani, karena alat berat tidak bisa masuk, jadi dilakukan manual,” bebernya.(ton)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *