Palembang, newshanter.com – Pemerintah provinsi (pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini diwakilkan kepada Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) provinsi Sumsel menghadiri dan membuka secara resmi kegiatan Sepeda santai bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) provinsi Sumatera Selatan dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2022 .
Dimana mengambil tema “Satu Bumi Untuk Masa Depan”. Dimana kegiatan ini sendiri dipusatkan di taman Jakabaring Sport City (JSC) pas pintu masuk depan Gelora JSC Palembang, Minggu (5/6/2022), demikian ujar Asisten I Setda Sumsel Drs H Rosidin Hasan saat ditemui usai kegiatan.
Dikatakan Drs H Rosidin Hasan, dimana kita bersama-sama dengan DLHP dan Dinas Kehutanan, melakukan suatu kegiatan memperingati Hari Lingkungan Sedunia.
Dan hari ini kita memanfaat untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat melalui penanaman pohon buah dan pohon kehidupan.
“Ini merupakan bagian daripada komitmen dari kepala DLHP, dan Dinas Kehutanan yang menang punya kewajiban untuk melestarikan bumi ini melalui tanaman-tanaman pohon,” ujarnya.
Kemudian, kenapa kita harus menanam, kita harus memahami bahwa kita memang disuruh Tuhan Yang Maha Esa sebagai Khalifah, status kita adalah Khalifah.
Dimana Khalifah ini sendiri, kita harus memberdayakan, harus melestarikan, harus berkontribusi bagi bumi yang kita pijak pada saat ini. Insya Allah dengan semakin banyaknya pohon, maka ada satu sirkulasi udara yang lebih baik lagi.
“Karena memang kita butuh dengan oksigen, dan pohon itu sendiri akan mengeluarkan oksigen, dan itu yang kita butuhkan,” ungkapnya.
Dilanjutkannya, maka akan terjadi simbolis mutualis yang sangat positif, sehingga hutannya, tanamannya rindang, hutannya baik, dan manusia akan menjadi sehat, insya Allah.
Tentunya nanti barangkali melalui Dinas Kehutanan dan DLHP mungkin bisa juga kalau dinas-dinas yang sedikit gersang, yang tidak ada tumbuh-tumbuhan, bisa didorong untuk itu.
“Saya kira mungkin bisa dilakukan penanaman halaman-halaman, ataupun di belakang kantor, lingkungan kantor sehingga juga kita asri, kalau asri enak juga,” katanya.
Masih disampaikannya, dimana Gubernur Sumsel H Herman Deru melakukan satu terobosan sekarang, bagaimana kemudian kita ketahanan pangan kita lebih hebat.
Salah satunya adalah menanam, baik menanam cabe, nanam kunyit, nanam sereh dan sebagainya, kalau kita sudah seperti itu menjadi enak. Kita akan menjadi orang yang konsumtif, kenapa demikian, karena semuanya sudah tersedia dirumah kita.
“Bahkan dirumah saya sendiri juga telah melakukan itu, sehingga kita ingin sesuatu sudah tersedia, mari kita manfaatkan lahan yang ada,” bebernya.
Menurut Kepala DLHP Sumsel Drs Edward Candra, dimana kita telah menyiapkan sebanyak 500 tanaman, nanti sebagian nanti kita akan ditanam disini, dan akan disebar, pada intinya tanaman ini jangan sampai tidak ada yang tertanam, kemudian dipelihara.
Memang tahun ini sesuai dengan tema, yaitu satu bumi untuk masa depan, dan dari kita sendiri, kita mengajak kepada kita semua, dan semua stakeholder yang ada.
“Baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah provinsi, kabupaten/kota dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama agar ada bentuk rasa kepedulian terhadap lingkungan hidup ini agar tetap terjaga untuk selamanya,” imbuhnya.
Masih dilanjutkannya, terutama dalam rangka meningkatkan agar tidak terjadinya perubahan iklim melalui salah satu kegiatannya adalah kegiatan penanaman pohon, maupun kegiatan kerja bakti lainnya untuk kebersihan.
Ada juga kegiatan bersepeda, dimana bersepeda ini juga untuk mengurangi emisi. Dimana kebijakan Gubernur Sumsel H Herman Deru yang disampaikan oleh Asisten I ada program Sumsel Mandiri Pangan.
“Dimana Sumsel Mandiri Pangan selain untuk meningkatkan ketahanan pangan, juga karena yang ditanam itu banyak pohon-pohon, maka ini merupakan salah satu mendukung daripada program tersebut,” jelasnya.
Ditambahkannya, bagaimana dipekarangan rumah itu dalam bentuk bagaimana meningkatkan kenyamanan atau buat lingkungan akan sejuk ini yang didorong oleh Gubernur Sumsel.
Dimana untuk 500 tanaman itu terdiri dari tanaman buah, jenis tanaman lainnya, dan tanaman ini semuanya adalah lokal. Kita menghimbau untuk yang lainnya, kita membuat rindang ditempat kita masing-masing, baik itu perkantoran, di rumah-rumah, ataupun pekarangan kita buat rindang supaya menjadi sejuk.
“Untuk dikabupaten/kota yang ada di Sumsel kita juga dorong semua, karena ini merupakan serentak sesuai dengan cara masing-masing dan kebijakan masing-masing,” tegasnya.(ton)





