PADANG –Newshanter.com. Hampir dua belas jam berjibaku memadamkan api, akhirnya petugas gabungan Pemadam Kebakaran Kota Padang berhasil memadamkan api yang mengamuk di gudang penyimpanan olahan karet milik PT Incasi Raya di Jalan Bypass kilometer 3, Lubuk Begalung, Padang. Senin (23/4/2018
Akibat kebakaran tersebut Enam personel Pemadam Kebakaran Kota Padang mengalami luka-luka dan susah bernapas saat melakukan pemadaman A[i. Sementara warga dikawasan dawerah kebakaran terpaksa memakai masker karena asap hitam yang dapat membayakan kesehatan.
Sedangkan Api dapat dipadamkan petugas gabungan sekitar pukul 17.30 WIB sore ini,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Padang, Hendrizal Azhar, kepada wartawan.
Menurut Hendrizal pihaknya berusaha agar proses pemadaman api tersebut tidak sampai malam hari dengan cara menggunakan alat berat untuk mengeluarkan material karet sintetis yang ada di dalam gudang.
Alat berat tersebut juga digunakan untuk mendobrak dinding gudang mengeluarkan material-material yang menyebabkan api terus membesar.
Setelah melakukan pemadaman sejak pukul 06.15 WIB, api terus membesar dan membuat kawasan Lubuk Begalung dipenuhi asap hitam hingga sore hari.
“Sejak pagi kami berupaya memadamkan api dan mengisolasi agar api tidak menjalar ke lokasi lain. Gudang di sebelah bangungan berisi cangkang sawit dan telah dievakuasi,” tuturnya.
Enam Petugas Terluka
Sementra Enam orang petugas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengalami luka-luka dan susah bernapas saat melakukan pemadaman api.Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Operasional Damkar Kota Padang, Basril di sela-sela pemadaman api. “Tadi ada personel yang luka di bagian kaki ada juga dan kesulitan bernapas karena asap,” ujarnya seperti dilansir klip positif..
Dia mengatakan, bahwa hal tersebut normal dan tidak akan terlalu berpengaruh terhadap personel yang dia turunkan. “Itu tidak akan terlalu bermasalah karena orang normal pasti akan kesulitan bernapas saat menghirup udara seperti asap hitam itu,” lanjutnya.
Selain itu, ada petugas mengalami luka di bagian tangan dan kaki karena memisahkan material yang terbakar. “Tadi ada juga personel yang luka lecet bagian kaki karena panas saat menggunakan sepatu dan itu juga tidak terlalu bermasalah,” sambungnya.
Djelaskanya , pihaknya tetap menjaga keselamatan personelnya meskipun keadaan sangat sulit dan pemadaman api harus terus dilakukan. “Keselamatan personel tetap yang utama dan jika ada yang luka atau sesak napas, langsung kami atasi di bagian kesehatan yang telah standby dari tadi,” ujarnya.
Warga di Evaakusi Pakai Maker
Dari patauan dilapangan dikawasan daerah kebakan terlihat sejumlah warga memakai masker, kare tidak tahan dengan asap hitam kebakaran tersebut yamg baunya menusuk hidung.
Sejumlah warga yang berada di sekitar gudang yang terbakar itu dievakuasi.Evakuasi dilakukan mengantisipasi api yang menjalar ke rumah warga yang bersebelahan dengan pabrik.(tim)







