LUBUKLINGGAU Newshanter.com– Puluhan mahasiswa dan masyarakat yang menyebut dirinya dari Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Masyarakat(AMPM) Kota Lubuklinggau,beramai-ramai mendatangi Kantor Walikota untuk mendesak agar secepat mungkin walikota Lubuklinggau untuk mundur dari jabatannya karena dianggap tidak becus melayani masyarakat.
Tidak puas,aliansi AMPM juga mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Lubuklinghau untuk menyampaikan orasinya. Senin (21/09/2015) sekitar pukul 09.00 WIB.
Aliansi AMPM ini datang kepemkot dan kejaksaan negeri lubuklinggau dengan cara berkompoi mengendarai puluhan sepeda motor,aliansi AMPM ini juga membagikan selembaran kertas yang berisikan tuntutan-tuntutan agar walikota Lubuklinggau di periksa dan diturunkan dari jabatannya karena selama ini dianggap telah gagal memimpin rakyatnya dan walikota juga dianggap telah menghamburkan uang rakyak dengan cara pembangunan proyek yang tidak sesuai sebagai mana semestinya.
“Aksi kita kali ini adalah menutut walikota lubuklinggau untuk segera mundur karena selama ini walikota Lubuklinggau dianggap tidak becus dengan membangun pembangunan yang tidak sesuai dan dianggap menghambur-hamburkan uang tanpa tujuan yang jelas,” tutur Muhamad Ikhwan, Koordinator Aksi.
Coba kalian lihat,dengan banyaknya penghamburan uang yang tidak sesuai dengan tujuan dan kegunaan untuk masyarakat ini seperti menanam pohon kurma, membangun kubah masjid dan membangun lapangan futsal yang berada di kejaksaan negeri Lubuklinggau,menurut aliansi hal tersebut hanya untuk kepentingan orang-orang tertentu.
Tambahnya,Di saat masyarakat sedang mengalami ketepurukan ekonomi semestinya walikota harus sesegera mungkin mencari solusi dan duduk bersama masyarakat,akan tetapi nyatanya saat ini walikota lubuklinggau selalu sibuk berada di luar daerah, dan lihat bangunan-bangunan yang sudah disahkan serta di ajukan hanya
Didiamkan saja.
Aliansi AMPM juga menganggap bahwa walikota Lubuklinggau telah melakukan tindak pidana pencucian uang dalam pembangunan drainase di Kota Lubuklinggau serta pembangunan-pembangunan lainnya.
“Harapan kami walikota lubuklinggau bukan hanya untuk mundur saja dari jabatannya,kami juga meminta agar pihak kejaksaan segera mungkin memeriksa dan para korupsi segera ditangkap karena banyak dugaan-dugaan pencucian uang melalui bangunan-bangunan yang didirikan di kota lubuklinggau ini,” tegasnya.
Aliansi juga mengancam apabila tuntutan mereka tidak segera mungkin direalisasi oleh kejaksaan dan walikota maka pihaknya akan melakukan aksi massa lebih banyak lagi dan akan memblokade jalan sampai tuntutan kami direalisasikan.
“Jika walikota Lubuklinggau tidak mau mundur, serta pihak penegak hukum tidak mau mengusut kasus ini maka jangan salahkan kami jika massa kami akan lebih banyak mendesak walikota lubuklinggau untuk mundur dari jabatannya,”
Terpisah, Kepala Kejaksaan Lubuklinggau, Patris melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus)M. Nurul mengatakan bahwa pihaknya akan menindaklajuti laporan serta menenaggapi tututan warga ini.
“Tuntutan mereka sudah kami terima dan tuntutan mereka akan kami sampaikan ke kejari serta akan langsung di mediasi untuk mencari kebenaran laporan yang di sampaikan oleh aliansi masyarakat ini,” tegasnya(SD/NHO)





