MUBA, NewsHanter,com- Pasca tidak difungsikan timbangan senawar di desa Senawar Jaya, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, membuat para usaha Rumah Makan banyak yang tutup alias gulung tikar.
Pantauan Koran ini dilapangan, Selasa (14/03/2017) terlihat lokasi UPPKB senawar jaya, ada baleho bertuliskan ditutup sementara, dalam rangka evaluasi Penilaian aset oleh Tim P3D Propinsi Sumsel. Selain itu gerbang pintu masuk dan keluar masuk teportal palang besi, dirantai pakai gembok.kondisi timbangan senawar terlihat lengang dan sepi , tidak ada aktifitas kegiatan apapun di dalam timbangan.
Selain itu juga, diluar lokasi timbangan senawar para warung atau rumah makan terlihat sepi, tidak adanya antrian kendaran truk, tronton yang biasa ramai berjejer diwarung atau rumah makan menunggu giliran masuk untuk ditimbang muatan yang dibawa.
menurut pak wo(50) warga bayung Lencir, yang sering mangkal di sekitar lokasi Timbangan senawar,mengatakan bahwa dengan ditutupnya timbangan ini merasa kehilangan mata pencarian, karena kalau timbangan ini berungsi, ada saja rezeki dari Timbangan senawar ini, untuk kebutuhan hidup sehari-hari.
“ ia pak, kami merasa kehilang mata pencarian, karena dengan berfungsi timbangan banyak yang diuntungkan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekarang setelah ditutup kami merasa kehilangan rezeki, jadi kalau bisa timbangan ini bisa difungsikan lagi, “ ujarnya.
Lain halnya, Santo (30) pengelolah rumah makan mak enek, merasa usahanya terancam gulung tikar, sudah beberapa bulan tidak lagi buka, kareana kendaran truk fuso dan tronton yang biasa akan menimbang, mampir istiraha dan makan di warung rumah makannya, tapi sejak ditutup bulan oktober lalu, sampai sekarang tidak ada lagi kendaran yang mampir, hanya lewat saja.
“ kalau dulu, para supir melakukan penimbangan ketimbangan senawar, menunggu antrian mangkal dulu dirumah makan, kemudian baru masuk ketimbangan, sekarang sejak timbangan ditutup, kendaran lewat dan tidak ada yang mampir. Jadi kami selama ini menggantungkan nasib dengan para supir yang mampir ke warung , kalau lama ditutup tidak difungsikan akan berdampak para usaha rumah makan akan tutup juga, berharap pada pemerintah terkait agar timbangan ini bisa dibuka kembali,” ujarnya.( Heri)





