NewsHanter.Com,PEKALONGAN –Memasuki hari ke-8 pelaksanaan TMMD Reguler ke-107 Kodim 0710/Pekalongan, yang tengah bekerja di sasaran TMMD, Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, sejumlah anggota Satgas dan warga terus genjot sejumlah pekerjaan fisik TMMD. Hal itu dilakukan demi target, semua pekerjaan fisik harus rampung sebelum upacara penutupan TMMD.
Mulai dari Pembangunan talud atau turap di dua titik, perehabpan 10 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga setempat, termasuk yang banyak ditunggu warga, adalah penyelesaian pengaspalan jalan sepanjang sepanjang 2.550 Meter dengan lebar 3 Meter.
Memasuki hari ke-8 pelaksanaan TMMD itu, di lokasi pembangunan jalan tampak, Peltu Musofa Anwar, dan sejumlah anggota Satgas TMMD Kodim Pekalongan lainnya, dari Satuan Radar 214 Tegal, terus tebarkan batu split. Sementara, tenaga ahli juga ikut serta di pekerjaan itu.
”Waktu TMMD tidak terasa sudah berkurang sepekan, sementara sejumlah sasaran fisik yang harus diselesaikan sebelum penutupan TMMD masih banyak. Termasuk di sasaran fisik pokok TMMD ini, yakni pengaspalan jalan. Untuk itu, saya dengan sejumlah anggota dari Satuan Radar dan warga, termasuk Satgas TMMD dari satuan lain, terus genjot pekerjaan ini,” ungkap Peltu Musofa, Senin (23/03/2020).
Terpisah, Babinsa Pantirejo, Sertu Sutrisno, menyatakan, berkat kerja keras para anggota Satgas dari Sat Radar dan dari kesatuan lainnya, termasuk dari warga masyarakat Pantirejo, hasil pembangunan jalan, yang menjadi sasaran fisik pokok TMMD Kodim Pekalongan, sangat menggembirakan.
”Saya optimis, jalan yang selama ini diidam-idamkan oleh warga Pantirejo dan sekitarnya untuk dibangun, akan selesai sebelum TMMD usai,” tandas Sertu Sutrisno. (Pendim 0710/Pekalongan)





