Jakarta,-Newshanter.com,- Ceker Ranjau merupakan menu baru dikalangan pecinta kuliner,di Jakarta tak sedikit yang menjadikan ceker ranjau sebagai makanan favorite mereka.Ranjau berarti kerongkongan, Namun yang dimaksud dengan ranjau disini adalah rasa pedas yang luar biasa.
Salah satunya warung Ceker Ranjau yang berada di Jalan Muhamad Kahfi II, tepatnya di depan pertigaan Masjid Al-bayyinah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, setiap harinya warung kuliner Caker Ranjau ini ramai pengunjungnya.
Menu yang disajikan di warung kuliner yang sederhana ini, terdiri dari potongan ayam khususnya ceker, pala, paha, sayap, dada, dan masih ada beberapa menu lainnya. Semua menu di sajikan dengan rasa pedas.Bagi sebagian orang rasa pedas ini membuat mereka ketagihan dalam menyantap makanan ini.
Sedangkan harga yang ditawarkan tidak begitu mahal, untuk menu makanan mulai dari Rp 3000 hingga Rp 10000. Sedangkan untuk minuman mulai harga Rp 1000 hingga Rp 4000. Minuman yang disediakan ada yang dingin dan hangat seperti pada tempat makan lainnya.
Pembeli untuk makan ditempat dapat memesan dengan menulis di daftar menu yang sudah ada dimeja. Bagi pembeli yang ingin membawa pulang bisa langsung memesannya. Ceker ranjau Hot Hot sederhana yang berada dipinggir jalan ini buka mulai 16.00 hingga jam 21 malam.
“kalau lagi ramai pembeli biasanya sebelum jam 9 sudah habis” ujar Edison (40) pemilik ceker ranjau kepada Newshanter.com, baru baru ini Edison (48).
Menurut Edison, Ide dari ceker ranjau ini berawal dari sebuah inovasi keluarga, karena menu lain seperti ayam goreng atau ayam bakar bakar sudah biasa. Makanya kami mencoba menu baru ceker pedas yang dibuat dari rempah-rempah”. ujar Edison didamping istrinya Atmawati.
Dikatakan Edison, Usaha ceker ranjau ini dibuka sejak 2 Oktober 2013, usaha ini mempunyai beberapa cabang yang berada di Jalan Raya Bogor, Depok Dua, dan di Jogja.
Ceker ranjau di Jagakarsa kata Edison banyak diminati pembeli, karena tempatnya yang strategis tepat di persimpangan jalan, dekat dengan Universitas dan Sekolah-Sekolah.” pungkasnya.
Untuk melayani pembeli dikalang sampai orang tua Edison memperkejakan dua karyawannya dan anaknya Obby (19) untuk membantu orang tuanya. Obby bertugas melayani pembeli yang datang “saya disini buat melayani pembeli saja, sekalian membantu usaha orang tua” ujarnya datar.
Pedasnya rasa caker ranjau ini karena penggelola Warung kuliner Ceker Ranjau Edison dan Atmawati, adalah suami istri berasal dari Sumater Barat, maka tak heran makanan yang disajikan ini dengan rasa pedas. Anda penasaran silahkan datang Warung kuliner Cakar Ranju yang dikelola orang Padang. (Nia Murniati)




