Rekonstruksi Oknum TNI Bunuh Istri di Agam, Korban Sempat Berkelahi Dengan Tersangka

AGAM, Newshanter.com Tim Denpom 1/4 Padang bekerjasama dengan Kodim dan Kepolisian Resor Agam mengelar ekontrutri, terhadap kasus dugaan pembunuhan yang dilakukan Sertu Zulman (52) Anggota Koramil Lubuk Basung kepada istrinya Risnawati 53 tahun, di Surau Kariang, Kenagarian Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk basung, Senin (09/01/2017) lalu.

Rekonstruksi dilakukan dengan pengamanan ketat, keluarga yang tak kuasa melihatnya langsung histeris.Pengamanan berlapis dilakukan agar tidak terjadi hal yang tidak dinginkan dalam rekonatruksi tersebut. Ring pengamanan pertama hanya boleh dimasuki oleh, penyidik Denpom saksi, ring kedua pengamanan polisi, Satpol PP, pada lapisan pengamanan terakhir baru boleh masyarakat. Tim datang bersama tersangka sekitar pukul, 10.00 WIB, berlangsung lebih kurang selama 4 jam.

Bacaan Lainnya

Lokasi sekitar rumah korban sudah dipenuhioleh masyarakat yang ingin manyaksikan reka peristiwa tragis tersebut. Tersangka melakukan adegan dengan memakai pakaiaan tahanan berwarna kuning, ada puluhan adegan, yang diperagakan tersangka. Rekontruksi ini juga menghadirkan cucu almarhum sebagai saksi yang pertama kali menemukan korban.

Sebelumnya, Jasad Risnawati ditemukan pertama kali oleh sang cucu, Kevin yang datang menjenguknya usai pulang sekolah. Wanita paruh baya yang juga berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Koramil 03 Lubuk Basung ini ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Surau Kariang, Jorong Surobayo, Nagari Lubukbasung, Kamis (22/12/2012).

Wadan Denpom I/4 Padang, Mayor CPM Alhendri, setelah rekontruksi mengatakan, pelaksanaan rekontruksi memang sudah diagendakan sejak beberapa waktu lalu. Pelaksanaan bisa berjalan dengan baik atas kerjasama semua pihak yang terkait. Tersangka cukup kooperatif dalam rekontruksi. Ada sekitar 45 adegan yang diperagakan tersangka.

Ia menjelaskan, dalam reka ulang, pihaknya mengahadirkan lengkap dengan saksi yaitu cucu, pihak keluarga. Dari reka ulang ini tidak ditemukan keterangan baru yang mengindikasikan adanya keterlibatan pelaku lain, juga tidak terdapat tanda-tanda pembunuhan terencana.

Dikatakannya, pada malam kejadian tersangka pulang ke rumah sekitar pukul 21.00 tiba di rumah dapati dalam keadaan terkunci. Setelah tersangka masuk ke dalam rumah, terjadi petengkaran hebat antara dia dengan istrinya. Pertengkaran berujung kepada perkelahian antara keduanya. Kemudian sang istri mengambil senjata tajam berupa pisau dari dalam kamar.

“Setelah mereka bertengkar, kemudian perkelahian terjadi, dengan menggunakan senjata tajam. Sang istri menggunakan pisau yang sudah didapat untuk menusuk tersangka, namun bisa dielakkan yang bersangkutan, kerana kalap tersangkka kemudian menggunakan pisau yang sama untuk menusuk korban,” jelasnya.

Dikatakan, Alhendri Untuk proses lebih lanjut, sambung Alhendri, tersangka Zulman ditahan di markas Denpom 1/4 sumbar untuk penyidikan. Dalam pelaksanaan juga dihadirkan penyidik Polres Agam dan pengacara tersangka beserta auditor militer sebagai syarat sahnya rekontruksi.

Kabag Ops Polres Agam, Kompol Elvi Refnaldi mengatakan, dalam pengamanan rekonstruksi ini, Polres Agam mengerahkan 200 personil. Selain itu juga ada Korem 032/Wirabraja anggota TNI 30 personil Denpom 1/4 Sumbar, dibantu juga sebanyak 20 personil Satpol PP Agam. Siatuasi bisa dikendalikan dengan baik baik.

Risnawati dimakamkan di tanah ahli warisnya di Silayang, Jorong Siguhung, Nagari Lubukbasung, Jumat (23/12) sekitar pukul 11.00 WIB. Korban meninggalkan empat orang anak.

” Pengamanan ini merupakan bantuan Polres Agam, sehingga rekontruksi bisa berjalan dengam baik. Kita juga berharap pihak keluarga tetap sabar dan tambah dalam menghadapi kondisi demikian,”jelasnya. (hln/01).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *