Puluhan Ribu Buruh DEMO Tuntut Trunkan Harga Sembilan bahan pokok dan BBM.

demo  1 september2Jakarta,Newshanter.com,- Ribuan buruh membuka unjuk rasa di Jakarta  Senin (01/08/2015),  dengan mengumandangkan lagu Indonesia Raya. Berkumpul di Patung Arjuna Wiwaha, buruh mulai bergerak ke Istana Negara dengan berjalan kaki.

Koordinator lapangan Ozzy meminta rekan-rekannya mantap melangkah. Anggota Garda Metal, Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) ini melarang rekannya-rekannya masuk ke Lapangan Monas.

Dari atas mobil pikap yang membawa pengeras suara, Ozzy mengatakan agar buruh jangan mau menuruti kemauan pemerintah. “Jika masuk ke Monas maka sama saja mengikuti apa yang diperintahkan oleh pemerintah,” kata Ozzy. (Baca juga: Kawal Demo Buruh, Polisi Tak Dibekali Senjata)

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memang berencana berencana mengarahkan aksi buruh ke dalam Lapangan Monas.

Ahok akan menyedeiakan toilet untuk buruh jika mau berdemo di Lapangan Monas. Ia juga mengizinkan Gedung Balai Kota dipakai tempat pertemuan buruh dengan Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Kesehatan.

SIMAK FOKUS: Buruh Kembali Kepung Jakarta

Sementara buruh sejak awal memang ingin beraksi di depan Istana di mana Presiden berkantor. Aksi sengaja digelar di depan Istana karena mereka ingin tuntutan buruh benar-benar direalisasikan.

“Kami ingin di depan Istana, ingin mereka melihat, mendengar, dan merealisasi tuntutan kami,” kata Ozzy. Ia bahkan mengajak seluruh buruh yang turun dalam aksi hari ini untuk mengepung Istana.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menjadi salah satu elemen yang bergabung dalam demonstrasi buruh di Jakarta, Presiden KSPI Said Iqbal memperkirakan yang ikut demo sekitar 30 ribu buruh dari kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi akan turun ke jalan hari ini.

Menurut Said, memburuknya kondisi ekonomi global yang berdampak langsung pada perekonomian nasional menjadi keprihatinan buruh, sebab melemahnya Rupiah berakibat pada meningkatnya angka pemutusan hubungan kerja karyawan demi mengurangi biaya operasional perusahaan agar tak bangkrut.

KSPI berharap pemerintah mengeluarkan regulasi untuk melindungi buruh dan perusahaan dari tekanan ekonomi dunia yang tak stabil, misalnya dengan menurunkan tarif listrik bagi pabrik-pabrik.Dalam Demo tersebut 10 tuntutan KSPI kepada pemerintah. Apabila kesepuluh tuntutan ini diabaikan, kata Said, KSPI mengancam bakal melakukan aksi mogok nasional di seluruh Indonesia.
Adapun ke 10 Tuntutan BUruh Tersebut :

1. Turunkan harga barang sembilan bahan pokok dan bahan bakar minyak.

2. Tolak ancaman pemutusan hubungan kerja terhadap buruh akibat melemahnya nilai Rupiah dan perlambatan ekonomi, sehingga perlu ada insentif bagi pekerja yang terancam PHK.

3. Tolak masuknya tenaga kerja asing dan tolak dihapuskannya kewajiban berbahasa Indonesia bagi pekerja asing itu.

4. Naikkan upah minimum 22 persen pada 2016 untuk menjaga daya beli buruh, dan tolak Rancangan Peraturan Pemerintah Pengupahan yang hanya berbasis inflasi plus dan Produk Domestik Bruto serta Revisi Kebutuhan Hidup Layak dari 60 item menjadi 84 item.

5. Revisi PP Jaminan Pensiun, yaitu manfaat pensiun bagi buruh sama dengan Pegawai Negara Sipil, bukan Rp300 ribu per bulan.

6. Perbaiki layanan program Jaminan Kesehatan, hapus sistem INA CBGs (Indonesia Case Base Groups) –aplikasi rumah sakit untuk mengajukan klaim kepada pemerintah, dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 59 Tahun 2014 tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan, tolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan, tambah dana PBI (Penerima Bantuan Iuran) dari APBN menjadi Rp30 triliun, dan menuntut provider RS atau klinik di luar BPJS bisa digunakan untuk COB (coordination of benefit).

7. Bubarkan pengadilan buruh dan revisi total Undang-Undang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial tahun ini juga.

8. Angkat para pekerja outsourcing, terutama di BUMN, karena BUMN kini menjadi raja oustourcing. Serta pecahkan permasalahan guru honor yang tidak mempunyai hubungan jelas dengan upah hanya sekitar Rp100 ribu-300 ribu.

9. Penjarakan Presiden Direktur PT. Mandom Indonesia Tbk karena telah lalai sehingga menyebabkan meninggalnya 27 orang dan 31 lainnya terancam PHK. Selain itu, kriminalisasi terhadap aktivis buruh juga kerap terjadi di mana banyak aktivis dipenjarakan. Di satu sisi ketika perusahaan salah, Kepolisian lambat sekali menindak. Juga copot Menteri Ketenagakerjaan karena tidak berbuat apapun dalam kasus yang melibatkan buruh.

10. Hapuskan perbudakan modern dengan mengesakan Rancangan UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.
Jika tuntutan aksi hari ini tidak segera direalisasi, maka massa buruh mengancam akan melakukan aksi lanjutan di berbagai daerah, sampai tuntutan mereka terealisasi.

‎Asep Tulang, Koordinator lapangan dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Kabupaten Bandung berharap aksi hari ini dapat direspon positif oleh pemerintah. “Kami ingin semua aspirasi diakomodir pemerintah dalam aksi hari ini. Dari daerah akan demo besar-besaran kalo tuntutan hari ini tidak direspon,” kata Asep.(CNNI)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *