Bukittinggi, News Hanter.com-Walaupun Pemerintah Kota Bukittinggi telah mengumumkan menutup kawasan Pedestrian Jam Gadang saat pergantian tahun 2020, namun paginya Jumat (1 /01/21), kawasan jam Gadang tetap di serbu para pengunjung, karena tidak mematuhi Protokol kesehatan Covid-19 sebayak 25 orang di rapid test,
dalam melakukan pengawasan, terlihta beberpa petugas TNI Polri melakukan patroli di sekitar jam Gadang, dan bagi yang kedapatan melanggar Protokol kesehtan akan di bawa ke Posko untuk menjalani di rapid test, setidaknya ada sekitar 25 orang yangdi amankan
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi dr.Vera mengatakan, ada 25 pengunjung yang ditindak dan menjalani rapid test, karena tidak mematuhi Prokes saat berada diLoksi Jam gadang, jika hasilnya Reaktif maka langsung di isolasi
“Totalnya ada 25 orang. Semuanya menjalani rapid test, dan hasilnya non reaktif, dan apabila hasilnya reaktif langsung di isolasi ” Ungkap Vera
dr.Vera juga mengatakan, Dinas kesehaat saat ini memfasilitasi sebanyak 200 alat rapid, yang sengaja di standby kan di posko jaga jam gadang,
“Kita mulai sejak pukul 19.00 WIB hingga lepas tengah malam, ada 200 alat rapid test kita siapkan,” ungkapnya.(A/M)





