PALEMBANG.NEWSHANTER.COM — Maksud hati ingin pulang ke rumah usai menengok orang tuanya, namun nasib sial malah menimpa Safuan Widan (30).Hanya tinggal berjarak kurang lebih 300 meter dari rumahnya, warga Jalan Lebung Permai Rt 48/5 Kelurahan Talang Kelapa Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang ini, malah menjadi korban begal bersenjata api (Senpi), Sabtu (05/09/2015) sekitar pukul 21.00.
Akibatnya, selain kehilangan sepeda motornya, korban yang merupakan bapak tiga orang anak itupun harus menjalani operasi kepala di RS Siloam Palembang karena ditembak pelaku begal.
Menurut keterangan mertua korban, Isa Ansori (55), kejadian itu berawal saat menantunya itu hendak pulang usai menengok orang tuanya yang tinggal di Perumanas Talang Kelapa Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang.
Namun, saat di perjalanan atau tepatnya hanya berjarak sekitar 300 meter dari rumah menantunya, korban tiba-tiba dihadang kawanan begal yang langsung menembak dan mengambil sepeda motor milik menantunya.
“Menantu saya itu ditembak di kepala tepatnya di bagian ubun-ubun,” jelasnya saat ditemui di rumahnya yang berjarak tidak jauh dari rumah korban, Minggu (06/09/2015).Setelah kejadian itu, dikatakan Isa, menantunya itu masih sempat mengubungi anaknya (Istri korban-red) yang kemudian langsung memberitahukan kepada warga untuk mencari keberadaan menantunya.
“Setelah dicari, ternyata lokasi kejadiannya itu tidak jauh dari rumah hanya berjarak kurang lebih 300 meter saja,” terangnya.Setelah menemukan menantunya yang saat itu telah bersimbah darah, dikatakan Isa, pihak keluaragapun langsung membawanya ke RS Myria Palembang.
Namun lantaran saat itu ruangan penuh, sehingga menantunya itu langsung dirujuk ke RS Siloam Palembang.”Setelah di RS Siloam, sekitar pukul 03.00 langsung dioperasi untuk mengeluarkan peluru yang bersarang di kepalanya. Dan sekitar pukul 07.00, operasi baru selesai dilakukan,” katanya.
Sebelum diopersai, masih dikatakan Isa, menantunya itu masih tetap dalam keadaan sadar. Bahak, dengan terbata-bata, menantunya itu juga sempat menceritakan kejadian yang menimpanya.”Katanya, pelakunya itu orang enam dan satu diantaranya adalah yang menembaknya dari jarak dekat,” ungkapnya.
Diceritakan Isa, saat kejadian berlangsung menantunya itu pulang seorang diri sedangkan, istrinya tidak ikut dan menunggu di rumah besersama ketiga anaknya.
“Sebenarnya kalau jam seperti itu masih ramai orang lalu lalang di jalan tapi ya namanya musibah semua tidak ada yang tahu,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsekta Sukarami Palembang, Kompol Nurhardiansyah melalui Kanit Reskrim, Iptu Heri mengatakan, mendapat adanya laporan itu pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).”Dari keterangan yang didapat, diketahui pelaku berjumlah enam orang yang saat ini masih dalam penyelidikan,” jelasnya.(SP/NHO)





