Jakarta.Newshanter.com.-Polda Metro Jaya melakukan berbagai upaya untuk menjaga keamanan Ibu Kota selama aksi besar-besaran dari ormas Islam, 4 November besok. Selain menyiapkan strategi pengamanan, jajaran kepolisian juga menggelar doa bersama.
Seperti yang dilakukan Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Kodim 0502 Jakarta Utara. Mereka melakukan gelar doa bersama untuk pengamanan aksi demo besok.
Doa bersama digelar di Markas Kodim 0502 Jakarta Utara, Jl Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (3/11) malam. Kegiatan ini dipimpin oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Hanny Hidayat dan Dandim Jakut Letkol Kav. Soleh.
AKBP Hanny mengatakan momentum tersebut juga menjadi ajang silaturahmi bagi TNI-Polri dalam rangka membangun kebersamaan dan sinergitas TNI-Polri dalam mengamankan Ibu Kota.
“Polri dan TNI harus bersatu padu dan tetap menjaga persatuan kesatuan karena TNI-Polri adalah perekat dan merupakan alat pemersatu bangsa ini, jangan mudah terprovokasi terutama terkait banyaknya berita di medsos yang ingin memecah belah TNI dan Polri,” ujar Hanny.
Ia menambahkan, kegiatan tetsebut juga diharapkan semakin menguatkan soliditas TNI-Polri agar pengamanan aksi demo bisa dilakukan dengan maksimal.
“Untuk itu, kami melakukan doa bersama agar pelaksanaan demo nanti bisa berlangsung dengan aman dan lancar. Kami dari Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Kodim Jakarta Utara siap mengamankan aksi unjuk rasa ini,” lanjut Hanny.
Menjelang aksi demo, banyak isu berseliweran yang disampaikan secara berantai melalui media sosial. Salah satunya isu yang mengadu domba kerukunan TNI-Polri.
“Ada yang sengaja dibuat oleh kelompok-kelompok tertentu yang bertujuan umtuk memprovokasi serta mengadu domba TNI – Polri, berita di medsos ini murni hoax dan provokatif. Masyarakat juga diharapkan jangan mudah terpancing dan terprovokasi, masyarakat diharapkan dapat mengecek kebenarannya dulu,” terang Hanny.
Sementara Letkol Kav. Soleh menyatakan bahwa pihaknya terus menjaga kekompakan dengan Polri, terutama Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
“Pilkada DKI Jakarta ini, kita harus tetap bersinergi dan kompak sehingga tugas-tugas negara dapat kita laksanakan dengan baik. Bila pucuk pimpinan di atas kompak maka kita yang di bawah pun harus tetap menjaga kekompakan,” ujar Soleh.
Sementara itu Kapolda Metro Jaya Pol Mochamad Iriawan memastikan akan mengawal aksi demonstrasi besar-besaran massa di Jakarta dari sejumlah organisasi pada Jumat (4/11/2016) . Ia mengungkap rute aksi demonstrasi massa akan dimulai dari Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat dan berakhir di Istana Negara dengan berjalan kaki.
“Besok rencana titik kumpul seperti biasa, hasil komitmen saya bersama korlap dari Istiqlal kemudian keluar setelah shalat Jumat,” ujar Iriawan di Bareskrim Polri, Kompleks Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat.
Rute-rute yang akan dilewat,i yakni dari Masjid Istiqlal akan melalui Hotel Borobudur di Jalan Pejambon, belok ke Gereja Imanuel depan Gambir- depan Bareskrim lalu belok kanan menuju Kedutaan Ameriksa Serikat-Kantor Balai Kota DKI Jakarta-Bundaran Patung Kuda-masuk Medan Merdeka Barat dan berakhir di Istana Negara.
Iriawan memastikan aksi massa juga akan berlangsung damai. Hal itu juga ditegaskan dengan pernyataan Habib Rizieq Shihab yang ia temui saat diperiksa sebagai saksi ahli di Bareskrim Polri.
“Tadi sambil saya lihat pemeriksaan juga saya tanyakan lagi tentang rute yang bersangkutan, menyampaikan sesuai dengan komitmen, akan damai, tertib dan aman,” ujar Iriawan.(bb/hz)





