Kayuagung – Dokter spesialis Pada Poliklinik Telinga Hidung Tenggorokan (THT) pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) hanya datang pada hari kamis saja jadi satu bulan terhitung 4 kali datang apakah jadwal tersebut memang telah diatur oleh pihak rumah sakit atau hanya akal-akalan oknum dokter pada poli THT, pada hal dokter tersebut menerima gaji dan insentif sangat besar hingga puluhan juta yang ditanggung oleh APBD OKI, jum’at (24/4/2015).
Salah seorang pegawai pada poliklinik THT tersebut mengatakan jika anda ingin berobat atau memeriksakan penyakit atau masalah kesehatan mengenai penyakit THT lebih baik anda datang pada setiap hari kamis saja, sebab dokter datang pada hari itu,”pungkasnya.
Ia menambahkan dari pada kesini tidak mendapatkan apa-apa lebih baik anda menuju ruang UGD saja nanti baru tau kemana anda diarahkan,”jelasnya.
Hadi seorang pasien menjelaskan saya ingin memeriksakan anak saya yang telinganya kemasukan sebuah katambat dan mengeluarkan darah dari telinga sebelah kanan dan pas saya datang kerumah sakit saya langsung menuju UGD dan diarahkan pada poliklinik THT ternyata dokternya tidak ada dan kata seorang pegawai disana hanya buka setiap hari kamis saja, bagaimana pelayanan yang ada di rumah sakit ini apa mereka bisa menentukan kapan kita dapat sakit serta kapan kita membutuhkan pelayanan mereka padahal mereka telah digaji pemerintah, “ungkapnya kecewa.
Pihak Rumah Sakit eva selaku kepala tata usaha (TU) RSUD kayuagung ketika dihubungi via telpon tidak menjawab hingga berita ini diterbitkan. (lim)





