Peringatan HKG PKK Di Usia Emas Serta Pencanangan Bulan Bakti Dasawisma Ke IX Di Kota Randang

Payakumbuh, NEWSHANTER.COM — Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 50 dan pencanangan Bulan Bakti Dasawisma ke IX Kota Payakumbuh tahun 2022 berlangsung meriah di lantai 3 Kantor Walikota Payakumbuh, Selasa (22/03).

Kegiatan yang didominasi oleh kaum hawa itu juga dihadiri oleh Walikota Payakumbuh, yang diwakili Asisten II Elzadaswarman, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) AH Agustion, Wakil Ketua 1 TP PKK Kota Payakumbuh Elfriza Zaharman, dan ibu-ibu PKK Kecamatan dan Kelurahan se Kota Payakumbuh.

Kabid Pemberdayaan Perempuan Erma Yunita selaku ketua panitia pelaksana memaparkan ada beberapa kegiatan yang digelar dalam rangka peringatan hari kesatuan gerak PKK ke 50 dan pencanangan bulan bakti dasawisma ke IX Tahun 2022.

Ada lomba ekspose ketua tim penggerak PKK kelurahan, lomba “menjujai” dengan tema pembinaan anak dan remaja era digital, lomba bazar produk UP2K PKK, lomba menu B2SA isi piringku dengan pencegahan stunting bagi ibu hamil, lomba penyuluhan dengan tema keluarga sehat tanggap dan tangguh bencana peduli stunting menuju perilaku hidup bersih dan sehat, serta ada juga lomba yel-yel dengan tema program pokok PKK.

Kemudian ada kegiatan evaluasi buku administrasi kelurahan dan PKK kecamatan dengan memberikan penghargaan dan akreditasi ke PKK kecamatan dan kelurahan, pencanangan dan pelaksanaan bulan bakti dasa wisma ke IX tahun 2022, lomba ketua kelompok dasawisma berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat, lomba gerakan PKK tingkat Provinsi Sumatera Barat, kegiatan pelatihan bagi kelompok dasawisma, kegiatan pelatihan manajemen usaha bagi UMKM dan UP2K PKK, serta kegiatan sosialisasi PAAREDI.

“Peringatan HKG PKK ke 50 tahun 2022 ini diharapkan menjadi momentum menggelorakan 10 program pokok PKK sesuai dengan prioritas program PKK sebagaimana yang telah ditetapkan berdasarkan permasalahan yang dihadapi dan potensi yang dimiliki serta sebagai sarana publikasi yang efektif terhadap gerakan PKK. Memberikan penghargaan seraya memotivasi kader PKK untuk lebih tahu, mau, dan mampu melaksanakan program PKK, serta mewujudkan peranan tim penggerak PKK sebagai mitra kerja pemerintah,” harap Erma.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Payakumbuh Henny Yusnita Riza Falepi diwakili oleh Wakil Ketua 1 Elfriza Zaharman menyampaikan Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-50 kali ini menjadi sangat istimewa karena hari ini merupakan Peringatan Tahun Emas Gerakan PKK di Indonesia.

“Melalui Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK kali ini, saya menginginkan agar Gerakan PKK kembali pada ruh-nya, yaitu sebagai gerakan masyarakat untuk pemberdayaan keluarga. Artinya apa? Keluargalah yang harus menjadi fokus perhatian kita, keluargalah yang juga harus kita berdayakan, karena keluarga merupakan unit terkecil masyarakat. Sehingga apabila keluarga-keluarga di Indonesia ini dapat kita berdayakan sesuai dengan potensi dan kebutuhannya, maka berarti Gerakan PKK juga berpotensi memberdayakan masyarakat secara keseluruhan,” kata wanita yang akrab disapa Cece itu.

Cece juga menambahkan, menjadi sangat beralasan bilamana Tema Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-50 Tahun 2022 ini, adalah “Lima Puluh Tahun Gerakan PKK: Berbakti untuk Bangsa, Berbagi untuk Sesama”.

“Tema ini harus melekat dalam hati sanubari kita semua sebagai Keluarga Besar Gerakan PKK. Tema ini juga harus menjadi tekad kita bersama, bahwa kita ingin mendedikasikan semua pengabdian dan kiprahnya Gerakan PKK dalam ikut serta memajukan dan mensejahterakan masyarakat, yang berarti juga untuk kemajuan negara dan bangsa Indonesia,” harapnya.

Mantan Kadisparpora itu juga menambahkan, sepanjang lima puluh tahun perjalanan Gerakan PKK, tentu banyak hal yang telah dilakukan. Dinamika perjalanan Gerakan PKK selama ini, bisa menjadi bahan pembelajaran bahwa upaya memberdayakan keluarga dan masyarakat itu perlu dilakukan dengan pendekatan cipta rasa dan karsa, yakni dengan hati dan niat yang tulus.

“Gerakan PKK pada hakekatnya dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan kerjasama,” ujar Cece.

Selain itu, tambahnya, momentum Peringatan HKG-PKK kali ini juga harus mampu didayagunakan sebagai media untuk mawas diri secara kelembagaan dan melakukan evaluasi dalam program. Untuk melakukan hal itu, sudah ada instrumen manajemen kelembagaan dan program sebagaimana kita sepakati bersama dalam forum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IX PKK Tahun 2021.

“Sesuai dengan kesepakatan Hasil Rakernas IX, maka saya berharap agar langkah penyesuaian manajemen kelembagaan Tim Penggerak PKK dapat dilakukan di semua jenjang. Hal ini menjadi penting, karena pada hakikatnya program-program PKK dapat terlaksana secara baik dan tepat sasaran, ketika itu semua dikelola oleh sistem manajemen kelembagaan yang juga baik,” tutur Cece.

Cece menyampaikan saat ini dunia masih dihadapkan pada situasi Pandemi Covid-19 yang belum mereda. Dampak dari Pandemi Covid-19 ini sungguh luar biasa, tidak hanya berdampak pada kondisi kesehatan masyarakat saja, tetapi juga berdampak pada menurunnya kualitas hidup dan kehidupan masyarakat secara keseluruhan.

Dihadapkan pada kenyataan seperti itu, Cece mengharapkan agar semua pihak dapat berpartisipasi dalam mengendalikan penyebaran Covid-19 dengan menerapkan Protokol Kesehatan secara ketat dan perlu mendukung kebijakan Pemerintah dalam pengendalian Covid-19, dengan cara ikut menjaga situasi yang kondusif di dalam keluarga maupun lingkungan. Hal seperti ini merupakan implementasi dari Bakti Gerakan PKK untuk bangsa, dan berbagi untuk sesama.

“Oleh karena itu pula, melalui Tema Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-50 Tahun 2022 ini, saya mengajak seluruh jajaran Tim Penggerak PKK untuk memberikan bimbingan, pembinaan, dan fasilitasi yang berkelanjutan kepada Kader-kader PKK termasuk Kader Dasawisma, karena kepada merekalah sesungguhnya terletak fungsi kinerja dan program-program PKK, agar tetap selaras dengan Program-program Pemerintah,” jelasnya.

Mewakili Walikota Riza Falepi selaku pembina TP-PKK, Asisten II Elzadaswarman menyampaikan hakekat peringatan hari kesatuan gerak pkk yang diperingati setiap tanggal 4 maret, agar senantiasa dijadikan momentum dukungan segenap jajaran tim penggerak pkk, untuk melaksanakan 10 program pokok pkk serta kegiatan yang mendukung berbagai program pemerintah.

“Tema peringatan HKG PKK ke 50 tahun 2022 adalah “Lima Puluh Tahun Gerakan PKK, Berbakti Untuk Bangsa, Berbagi Untuk Sesama”, makna dari tema sentral HKG PKK ini adalah bahwa gerak kiprahnya gerakan PKK selama ini sepenuhnya didedikasikan untuk mendukung program-program pemerintah, dengan fokus pada keberpihakan terhadap keluarga dan masyarakat,” kata pria yang akrab disapa Om Zet itu.

Mantan kepala dinas kesehatan itu juga menambahkan, RPJMN 2020-2024 memuat 7 agenda pembangunan nasional, gerakan PKK terkait dengan agenda 1 memperkuat ketahanan ekonomi, agenda 4 revolusi mental, agenda 5 memperkuat pelayanan dasar dan agenda ke 6 membangun lingkungan hidup.

“Keempat agenda tersebut menjadi panduan dalam pelaksanaan 10 program pokok PKK yang dalam jangka waktu 2021-2024 dilaksanakan oleh setiap tim penggerak PKK di semua tingkatan baik pusat maupun daerah,” kata Om Zet.

Ditambahkannya, isu utama gerakan PKK adalah penanganan pandemi Covid-19, penurunan angka stunting, penguatan ekonomi masyarakat.

Om Zet juga mengajak semua yang hadir untuk merenungkan pelaksanaan gerakan PKK dalam mendukung proses pembangunan ternyata telah menunjukan keberhasilan baik tingkat provinsi maupun tingkat nasional, keberhasilan yang sudah diraih PKK ini, kata Om Zet merupakan kerja keras tim penggerak PKK kota kecamatan, dan seluruh kelurahan, kader-kader PKK, serta bimbingan dari OPD terkait selaku pembina PKK.

Di sisi lain, terang Om Zet, kelompok dasa wisma yang merupakan perpanjangan tangan tim penggerak PKK di kelurahan dan ujung tombak kegiatan PKK yang bersentuhan langsung dengan keluarga, telah dapat melaksanakan kegiatan yang berdampak kepada perbaikan dan peningkatan ekonomi, pendidikan dan kesehatan masyarakat, serta mengubah sikap dan perilaku yang dimulai dari individu dan keluarga.

“Kami berharap kepada kepala OPD selaku pembina PKK untuk tetap menjalin kerjasama dengan PKK dan jajarannya dalam mencapai isu strategis PKK. KAMI juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran PKK atas pengabdiannya selama ini sehingga kegiatan PKK dapat terlaksana dengan baik sampai ke kelompok dasawisma,” kata Om Zet.

 

(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *