Bukittinggi, News hanter.com-Akhirnya Pemerintah Kota Bukittinggi membuat kesepakatana untuk meniadakan Roadrace dilapaan kantin, hal ini di lakukan setelah melakukan diskusi dengan berbagai pihak terkait, atas kejadian maut pada gelaran Road Race di lapangan kantin, pekan lalu
Hal tersebut dikatakan Wakil Walikota Bukittinggi Marfendi Maad usai kegiatannya di kampus Universitas Fort Dekock, Sabtu (7/10/2023).
marfendi mengatakan, kejadian serupa juga pernah terjadi beberapa tahun silam di tempat yang sama, dan dulu juga pernah dilarang untuk mengadakan event Road Race di kawasan tersebut nah kemarin terjadi lagi.
“Untuk itu kita sudah berkoordinasi, dan sudah telpon semua. Sepakat bahwasanya Road Race ditiadakan,” tegasnya.
Wawako menjelaskan, pemerintah akan berusaha mencari jalan alternatif untuk menyalurkan hobi generasi muda.
Menyikapi tentang para rider kota Bukittinggi yang terlalu banyak, Marfendi mengatakan, kita akan berkolaborasi dengan Pemkab Agam atau bisa mengajukan ke provinsi atau Pusat. Tinggal pemko memikirkan Safety nya bagaimana.
sebelumnya di ketahui bahwa salah seorang pembalap muda berinisial MP (21), berasal dari Kecamatan Canduang Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Baratmeninggal dunia setetlah tejadi insiden dilapangan, di kelas Matic Pemula 110 CC dalam balapan tersebut MP terlibat kecelakaan antara pembalap lainnya yang mengakibatkan MP di larikan kerumah sakit, sesampainya di rumah sakit nyawa tidak dapat di tolong ( A/M)





