Pasar Kaget Menjamur, Ini Yang Disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pelalawan

PELALAWAN, NEWSHANTER.COM – Menjamurnya pasar kaget berdiri beberapa bulan belakangan ini di Kabupaten Pelalawan dan dianggap akan mematikan pasar tradisional dan pasar masyarakat, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pelalawan, Carles S.sos angkat bicara.

Hal ini disampaikanya kepada newshanter.com ketika dikompirmasi melalui via telepon pada Kamis (19/3/2020) menyatakan bahwa Komisi II DPRD Kabupaten Pelalawan telah melakukan Hearing dengan Dinas UKM, Dinas Koperasi, Dinas Perdagangan dihadiri Camat Pangkalan Kuras, Camat Pangkalan Lesung, Camat Bandar Petalangan, Camat Bunut, dan Camat Pangkalan Kerinci serta Satpol PP Kabupaten Pelalawan.

Dalam Hearing tersebut menghasilkan kesepakatan membentuk tim untuk melakukan pendataan ulang kembali pasar kaget dengan cara persuasif. Dan akan di
sesuaikan dengan ketentuan dan peraturan tentang pasar.

Selanjutnya, kata Polisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini bila perlu di buat peraturan bupati (Perbub) agar penertiban terlaksana sesuai dengan prosedur dan aturan.

Ditambahkanya, kita ingin pasar kaget menjadi cikal bakal pasar masyarakat mengingat dan menimbang bisa membantu meningkatkan perekonomian dan mempermudah masyarakat untuk belanja.

” Dan untuk pasar kaget yang berdekatan dengan Pasar yang di bangun oleh pemerintah daerah diharapkan agar bisa bergabung agar bisa menambah pendapatan desa”, harapnya.

Dalam kesempatan tersebut Ia juga menyampaikan bahwa terkait permasalahan pasar Modern yang terletak di jantung kota Kelurahan Sorek Satu Kecamatan Pangkalan Kuras diharapkan Pemda melalui dinas terkait serius mencarikan solusi agar pasar tersebut segera bisa di fungsikan.

” Apabila Pemda tidak segera mencari solusi terkait pasar modern ini, Komisi II akan mengajukan Pansus sesuai dengan hasil Paripurna hasil Reses I yang dilaksanakan oleh Daerah Pemilihan (Dapil) IV beberapa bulan yang lalu”, tegasnya.***(ang).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *