Palembang Dikepung Banjir Setelah Di Guyur Hujan Satu Malam, Ratusan Mobil Terjebaty Macet Ber Jam Jam.

RAtusan MObil TYErjebk Macet di Jalan R Soekanto Palembang/ Foto Zainal Piliang

Palembang, newshanter.com – Kota Palembang,Sumatera Selatan benar-benar di kepung banjir. Hampir sebagian jalan-jalan raya terendam air akibat hujan yang turun satu selama satu malam. Tercatat ada 17 kecamatan yang ada di kota ini terendam banjir, Selasa (13/11/2018).

Banjir terjadi diseluruh titik kota Palembang bahkan hingga merendam seluruh jalan protokol. Seperti yang terlihat di jalan Basuki Rahmat tepatnya dibawah jembatan flyover simpang Mapolda Sumatera Selatan. Serta Ratusan mobil terjebak macet berjam jam di beberapa jalan prtokol seperti di Jalan R Soekanto Palembang.

Banjir dengan ketinggian sekitar 40 cm pun merendam seluruh badan jalan. Ada titik dengan ketinggian air hingga satu lutut orang dewas sehingga membuat kendaraan baik roda dua maupun roda empat mendadak mati mesin karena kemasukan air.

Begitu pun yang terjadi di Jalan Letnan Simanjuntak, Kelurahan Palembang. Banjir hingga ketinggian 60 cm merendam seluruh rumah warga.

Masuknya air hingga ke dalam rumah, membuat sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat keluarga yang tak terendam banjir.

Tak sedikit juga warga terpaksa menginap untuk beristirahat di dalam masjid yang ada disekitar.

Soemarno (50) salah satu warga Pahlawan mengatakan, banjir telah memasuki kawasan mereka sekitar pukul 23.00 WIB.

Ketinggian air malam itu masih sekitar 20 cm. Namun, pada pukul 01.00 WIB debit air semakin bertambah hingga mencapai 60 cm.

“Dari semalam tidak tidur, karena mengamankan barang-barang agar tak terkena air. Sebagian ada juga mengungsi di masjid karena tidak memungkinkan tidur dirumah,” kata Soemarno.

Terbesar kedua Kejadian banjir hebat dengan debit air yang begitu tinggi merupakan kali keduanya melanda Palembang, setelah 2003 sempat berlangsung. Dimana seluruh rumah warga terendam selama hampir satu pekan.

“Dulu pernah begini (banjir besar) 2003 lalu, sampai banjir menutupi seluruh jalan. Sekarang kejadian yang kedua,” ujar Soemarno.

Sementara, Agus (29) yang juga rumahnya ikut terendam mengaku, Dam sungai yang ada disamping tempatnya tinggal yakni kawasan Pahlawan sudah tak lagi dapat menampung air hujan yang begitu deras. Meskipun Dam tersebut telah dikeruk untuk didalami.

“Hujan semalam deras sekali tanpa redah hingga pagi ini. Sungai tidak bisa menampung lagi,” ucap Agus.

Di grup WA video dan foto-foto kondisi banjir di berseliweran. Palembang tergambar benar-benar kacau. Tampak kemacaten parah terlihat di sisi jalan. Sedangkan, di jalan lainnya, lenggang karena kendaraan tak bisa lewat akibat terendam air.

“Sungai musi mengalir kemana-mana. Bahkan mendekatai pintu-pintu mall,” kata seorang warga menggambar dahsyatnya banjir yang melanda Kota Palembang dipenghujung tahun ini.

Beberapa titik yang dilanda banjir diantaranya Depan Lorena,Depan Sumeks,KM.6,Simpang Polda, Dwikora,Depan Izzudin Demang,Siti Khodijah,Poligon,Kenten,Basuki Rahmat,Simpang Polda,Mess Perwira Tridinanti, Jalan angkatan 45

Jalan Jend. Sudirman,Sekip,Rajawali,Bangau,M.Isa,Sekojo Ajendam,Jl. Pipareja,Kebun Bunga,Noerdin Pandji,Depan DAMRI Sukarame,Jalan Sersan KKO Badarudin ekat SMA Negeri 5 Palembang dan 25 Letnan Mukmin.

(War)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *