OKI Pertahankan Predikat Opini WTP, Raih Piagam Keenam

KAYUAGUNG –Newshanter.com Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), berhasil mempertahankan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) hingga 6 kali berturut-turut.

Piagam WTP diberikan langsung Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel) Maman Abdul Rahman kepada Wakil Bupati OKI H M Rifai SE, Rabu (31/5/2017) di Auditorium Kantor BPK RI Perwakilan Sumsel.

Penghargaan opini tertinggi dalam standar pelaporan keuangan daerah yang diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI bukan tak beralasan.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara teliti dan berulang oleh BPK RI Perwakilan Sumsel menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir tahun 2016, layak untuk meraih WTP secara berturut-turut diangkap benar.

Piagam WTP, diterima oleh Wakil Bupati OKI HM Rifai SE didampingi Ketua DPRD OKI HM Yusuf Mekli SSos yang diserahkan Kepala BPK RI Perwakilan Sumsel, Maman Abdul Rahman dengan hikmah.

Wakil Bupati OKI, HM Rifai SE mengatakan, penghargaan yang diterimanya ini sudah wajar, atas kerja keras dan kerjasama seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat akan betapa pentingnya pelaporan untuk mencapai WTP yang ke-6 kali berturut-turut.

“Saya apresiasi kepala jajaran DPRD OKI, SKPD, dan CKPD atas pencapaian WTP ini,” kata Rifai kepada wartawan.

Menurutnya, pencapaian opini WTP tersebut sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam tertib administrasi keuangan daerah serta memberikan pertanggungjawaban yang akuntable kepada masyarakat.

Kepala BPK RI Perwakilan Sumsel, Maman Abdul Rahman mengatakan, pemeriksaan laporan keuangan daerah merupakan perintah dan amanah undang-undang. Pemeriksaan oleh BPK tidak berhenti sampai di tahun ini saja, tetapi akan terus dilakukan setiap tahunnya.

“Saya ucapkan selamat kepada daerah yang mendapat WTP, semoga bisa dipertahankan ke depan,” singkatnya.(salim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *