Jakarta newshanter.com – Selain mendapatkan pembekalan mengenai kepribadian, Bupati Kampar, H Azis Zaenal SH , Wakil Bupati Catur Sugeng Susanto beserta Ketua TP-PKK , Nuraini dan Wakil Ketua Muslimawati juga mendapatkan pembekalan tentang ESQ ( Emosional Spiritual Quotient) merupakan sebuah pelatihan sumber daya manusia yang disajikan oleh Ari Ginanjar Agustian yang mengupas cara bagaimana meningkatkan kapasitas sebagai seorang pemimpin
Pembekalan ESQ yang masih dilaksanakan di Gedung BPSDM Kementerian Dalam Negeri tersebut, jumat (8/12) disambut antusias oleh seluruh pejabat daerah, begitu juga dengan Bupati Kampar dan rombongan, karena banyak sekali ilmu dan wawasan yang bisa didapatkan dari pembekalan ESQ tersebut.
Pada kesempatan tersebut, instruktur ESQ, Ari Ginanjar mengatakan bahwa, Tidak akan berubah negara kalau kita tidak bisa merubah jiwanya, tombol kekuatan perubahan bila kita mampu menemukan alasan mengapa mereka melakukan kegiatan tersebut, maka kita akan mampu menekan tombol kebangkitan.
Pada kesempatan tersebut , Ari menekankan bahwa, ada Empat cara untuk meningkatkan Kapabilitas kita, Pertama cari apa alasan yang membuat kita bisa memberikan segalanya demi Kemajuan Daerah, Kedua Bangun daya tahan mental dan lapangankan hati tanpa kepentingan, karena jika kita sudah mengenyampingkan kepentingan pribadi, maka pembangunan akan berjalan dengan baik sesuai harapan, Ketiga, luruskan visi, misi dan nilai, serta Keempat membangun budaya kerja dengan leadership sistem dan values.
Azis Zaenal, usai mengikuti pembekalan ESQ merasa sangat terkesan dengan seluruh paparan yang diberikan oleh Ari Ginanjar tersebut. ” Pembekalan ESQ ini sangat bagus, nantinya insya Allah kita akan mengaplikasikannya di Kabupaten Kampar yang kita cintai, yang terpenting adalah semuanya diawali dengan niat, kalau kita sudah punya niat yang kuat dan tulus untuk merubah daerah kita, maka atas izin Allah kita akan bisa memajukan daerah kita”, ujar Azis
Ditambahkan Azis , satu hal yang terpenting yakni pembangunan akan berjalan bila kita tidak mempunyai kepentingan di situ , maka saya berpesan kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saya untuk komit membangun daerah sesuai dengan tupoksi masing-masing karena harus diingat bahwa, hidup hanya sebentar, betapa ruginya kita menjadi pemimpin jika kita hanya mementingkan kepentingan pribadi.(humas/era.NHO)





