PALEMBANG – Diduga karena dendam lama, Muhammad Rizki Ansori alias Kiki (17) warga Jalan KH Wahid Hasyim Lorong Jeruk, Kelurahan 1 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, tewas ditusuk kawanan begal.Pemuda yang fans berat dari Sriwijaya FC ini, meninggal diduga karena banyak mengeluarkan dara. Peristiwa menimpa Kiki terjadi Senin (17/08/2015) malam.
Menurut keterangan yang dihimpun, peristiwa berdarah ini terjadi, saat Kiki, malam itu dijemput oleh temannya Hanny Setiaji (29), yang mengajaknya untuk nongkrong di kawasan Kambang Iwak Family (KIF) Park.
Keduanya berangkat dari kediaman Kiki dengan menggunakan sepeda motor Suzuki Satria FU yang dipijam Hanny dari salah seorang temannyabyang lain.
Namun ketika melintas di Jalan KH Azhari, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang, tepatnya di jembatan depan lorong Kedukan, korban diikuti oleh empat orang pelaku yang menggunakan satu unit sepeda motor sambil membawa senjata tajam berupa pisau.
Keempat pelaku tersebut, tiba-tiba langsung memepet korban seraya menancapkan pisau ke leher Kiki yang saat itu tengah dibonceng.
Tak ayal, kedua korban ini langsung tersungkur ke aspal hingga akhirnya mencoba melarikan diri. Mereka berdua lari kearah yang berbeda, Hanny lari kerumah warga setempat yang merupakan rumah ketua RT. Sementara, Kiki yang mengalami luka tusuk langsung masuk ke salah satu rumah warga yang berada di Lorong Kedukan tersebut.
Banyaknya darah yang keluar dari luka tusuk tersebut membuat Kiki tewas di rumah warga tersebut. Sementara, motor Suzuki Satria FU yang mereka kendarai, berhasil di bawa kabur oleh para pelaku.
“Korban mengalami luka dibagian leher kiri, dan luka sayatan dipunggung,” ujar Kanit Reskrim Polsek SU I, Ipda Uzir saat dikonfirmasi, Rabu (18/8).
Menurut Uzir, pihaknya telah mendatangkan tiga orang saksi untuk dimintai keterangan. Dari keterangan yang diperoleh, satu dari empat orang dikenali oleh saksi
“Dari keempat pelaku, salah satu pelaku dengan inisial JF sudah dikenali. Pelaku akan dikenakan pasal 365 ayat 3 dan pasal 170 ayat 2 atau 3″ jelasnya. (SD/NHO)





