Ketua BPK Bantah Terlibat Skandal Panama Papers

Jakarta.Newshanter.com. Skandal Papama Papers tak hanya menyeret sejumlah pengusaha Tanah Air. Sejumlah pejabat negara diduga juga ikut terlibat dalam skandal yang pajak yang menggegerkan dunia beberapa minggu terakhir. Salah satunya Ketua BPK RI Harry Azhar Aziz.

Harry disebut sebagai pemilik salah satu perusahaan yang terkuak di dokumen tersebut. Dokumen finansial Panama Papers mengungkap, perusahaan offshore Sheng Yue International Limited diduga milik Harry Azhar Aziz yang didirikan di yurisdiksi bebas pajak. Perusahaan itu diduga didirikan untuk menghindari pembayaran pajak kepada negara.

Bacaan Lainnya

Perusahaan itu diakui sebagai milik Harry Azhar. Namun saat ini sudah perusahaan tersebut sudah berpindah tangan.

“Kalau saya menghindari pajak, pasti ada transaksi. Semenjak saya mendirikan, perusahaan itu tidak ada transaksi. Perusahaan itu bukan milik saya lagi,” kata Harry di Ruang Rapat Nusantara II, Komplek Parlemen Senayan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (12/4/2016)

Sebelumnya, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memastikan ada 79 persen kecocokan data sejumlah nama warga Indonesia yang disebutkan dalam Panama Papers. Nama-nama itu cocok dengan data yang dimiliki Direktorat Jenderal Pajak.

Harry memastikan namanya tidak termasuk dalam 79 persen pengusaha yang datanya cocok pada skandal Panama Papers. “Tanya kepada Kemenkeu apakah saya termasuk yang 79 persen (datanya cocok) atau saya yang termasuk 21 persen,” kata dia.

Serangan Balik Karena BPK ‘Garang’

Permintaan pemeriksaan hingga desakan mundur kepada ketua BPK Harry Azhar Azis dianggap oleh beberapa pengamat sebagai sebuah serangan balik

Diketahui, BPK saat ini dinilai ‘garang’ terkait hasil audit dan laporan laporan terkait anggaran keuangan pemerintah dan pemerintah daerah

Salah satunya adalah hasil audit investigatif pembelian lahan RS Sumber Waras yang menyeret nama Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama atau Ahok

Bukan tidak mungkin, posisi ketua BPK akan dibuat untuk ‘kompromi’ dengan desakan terkait soal Panama Paper dan sudah sangat terlihat arah politik nya kesana. (MTV/ NHO)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *