Kemarau, Warga Antri Nyuci di Sungai Komering

Kayuagung (OKI), newshanter.com – Sejumlah warga di kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan komering ilir (OKI) terpaksa harus mengantri untuk mencuci pakaian hingga mandi di aliran sungai Komering.

Hal itu terjadi akibat menyusutnya ketersediaan air sumur di rumah milik warga, dampak dari kekeringan akibat dari musim kemarau yang melanda wilayah kecamatan Kayuagung Kabupaten OKI dan sekitarnya.

Hasil pantauan langsung newshanter.com di lokasi, Rabu (25/8/2023) terlihat sejumlah ibu rumah tangga tengah mencuci pakain serta memandikan anaknya di sungai Komering.

Linda (34) salah seorang warga kelurahan Sukadana mengaku, ketersediaan air sumur di rumahnya menyusut drastis sehingga terpaksa harus mencuci pakain di sungai.

“Biasanya saya mencuci di rumah, namun sekarang airnya kurang, sebelumnya berlimpah, toren air bisa diisi sehari dua kali sekarang cuma sekali air sumur sudah terkuras habis,” ujar Linda.

Linda menambahkan, dirinya sudah dua minggu mencuci di sungai, meski kalau air untuk mandi dirumah sangat terbatas.

“Alhamdulillah masih bisa mandi di rumah, tetangga saya mandi dan nyuci sudah di sungai karena sumurnya kering,” ucapnya.

Walaupun debit air di sungai Komering menurun dan terlihat kotor karena ada banyak sampah seperti kantong plastik yang tersangkut di bebatuan, namun warga tetap menggunakannya untuk kebutuhan mandi dan mencuci.

“Ya gimana lagi air sungai Komering ini adalah alternatif terakhir saat kemarau seperti saat ini untuk warga Kelurahan Sukadana, bahkan ada banyak warga yang dari luar Sukadana juga ikut mencuci disini,” kata Linda. (Eka)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *