Karena terbakar api cemburu, Pacar Dianiya

PALEMBANG, — Newshanter.com. Karena terbakar api cemburu melihat kekasih hatinya mempunyai pria idaman lain, seorang laki-laki bernama AR (23), warga Sematang Borang Palembang nekat menganiaya dan mengancam akan membunuh pacarnya dengan sebilah pisau.

Beruntung sang pacar yakni Mardini Sri Rezeki (19) warga lorong Sungai Goren II Kelurahan I Ulu Kecamatan SU I Palembang berhasil kabur dan menyelematkan diri dari tangan tersangka. Korban yang mengalami memar dipipi sebelah kiri akibat tamparan dari AR , korban pun melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polresta Palembang, Selasa (27/3).

Kepada petugas, Mardini menceritakan jika pacarnya tersebut nekat menganiaya serta mengancam akan menusuknya dengan Sajam, dikarenakan cemburu buta ketika melihat ada pesan masuk di Handphonenya dari seorang laki-laki.

Dimana kejadiannya berawal ketika ia dijemput terlapor kerumahnya, pada Jum’at (23/3) sekitar pukul 15.00 WIB.

“Sebelum kejadian, kami masih pacaran Pak. Saya dijemput dirumah dan diajak pergi ke rumahnya. Pas berada di sana, ada pesan masuk dari teman laki-laki saya,” ujar korban.

Dijelaskannya, mendapati ada pesan itu, terlapor AR langsung marah-marah kepadanya. Sudah dijelaskan pesan yang masuk itu dari teman lelaki saya. Tapi dia tetap marah-marah, dan menampar pipi kiri saya pak,” jelasnya.

Tak hanya marah, lanjut Mardini, pacarnya tersebut pun mengambil pisau yang ada di dapur rumahnya dan mengancam akan menusuk dirinya.

“Melihat dia mengambil pisau, saya langsung kabur menyelamatkan diri. Saya tidak terima atas perbuatanya, makanya memilih lapor polisi dan berharap dapat segera menangkapnya,” tutupnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara SIK, melalui Kasubag Humas Iptu Syamsul Fikri, membenarkan dengan adanya laporan korban tersebut. “Sudah dalam penyelidikan laporannya, secepatnya akan kita lakukan pemanggilan terhadap terlapor,” pungkasnya.(SD)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *