Jangan Mudah Percaya Berita Hoax di Media Sosial, Tentang Vaksin Covid-19

Jangan Mudah Percaya Berita Hoax di Media Sosial, Tentang Vaksin Covid-19

Bukittinggi, newshanter.com – Himbauan pemerintah kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar di media sosial yang tidak memiliki dasar kebenaran atau Hoax tentang dampak negatif vaksin Covid-19, hal ini disampaikan oleh sejumlah Pejabat Pemerintah Kota Bukittinggi, Pemerintah Kabupaten Agam, Kapolres Bukittinggi serta Dandim 0304/Agam, dan Kapolda Sumatera Barat pada acara Vaksin Covid-19 di lapang kantin Bukittinggi, Selasa ( 19/10/2021).

Kapolda Sumatera Barat ( Sumbar) Irjen. Pol Teddy Minahasa putra, SH, SIK, mengatakan, Berita Hoax tentang efek samping vaksinasi Covid-19 yang sering didengungkan oleh para pihak yang tidak bertanggung jawab melalui medsos sangat merugikan bagi masyarakat umumnya dan  Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam Khusunya, sebab pemberitaan tersebut tidak bisa di pertanggung jawabkan kebenanranya, dan untuk mendapatkan Informasi yang tepat segera hubungi dinas kesehatan terdekat atau petugas yang telah di tunjuk oleh pemerintah secara resmi  .

“Di daerah lain selain Bukittinggi dan Kabupaten Agam, masyrakat masih rendah mintanya untuk di vaksin Covid-19, itu salah satunya disebabkan oleh informasi Hoax yang berkembang di media sosial yang tikda bisa di pertanggung jawabkan kebenarannya,” ujar Irjen. Pol Teddy Minahasa .

Lain halnya denga masyarakat Bukittinggi, dan Kabupaten Agam, setiap adanya Gebyar Vaksinasi selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat, apalagi Vaksin saat ini di adakan atas Program Pemerintah Untuk Indonesia atas kerjasama Pemerintah Kota Bukittinggi, Pemkab Agam, Polres Bukittinggi dan Kodim 0304/Agam berserta tenaga medis RSUD, Puskesmas Pemko Bukittinggi, Pemkab Agam dan TNI/Polri turut andil dalam kegiatan vaksinasi untuk masyarakat umum, lanjut usia dan pelajar, imbuh Irjen. Pol Teddy Minahasa.

Sementara itu Bupati Kabupaten Agam Indra Warman berpesan, untuk percepatan memutus mata rantai penularan virus corona, masyarakat dihimbau untuk segera melakukan vaksin, jangan mudah percaya dengan berita Hoax yang tidak bisa di pertanggung jawabkan kebenaranya.

“Seperti yang kita lihat di gebyar vaksin ini, ribuan masyarakat berpartisipasi ikut vaksin Covid-19, denga di vaksin kita tetap patuhi protokol kesehatan, pakai masker dengan di vaksin bukan berarti kita tidak bisa tertular Virus Covid-19, namun jika kita tertular dengan telah di Vaksin maka daya tahan  tubuh kita bisa menolak virus tersebut, terlabih-lebih jangan mudah percaya dengan Hoax di medsos,” kata Andri Warman.

Hal yang sama diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Martias Wanto bahwa dirinya diperintahkan Walikota Bukittinggi untuk hadir dalam Gebyar Vaksinasi dilapangan Wirabraja, sekaligus menyampaikan pesan kepada masyarakat agar selalu pakai masker.

“Ayo segera vaksin agar meningkatkan imunitas tubuh kita dari penularan penyakit Covid-19. Mudah-mudahan, dengan telah tercapai angka 60% masyarakat yang wajib vaksin di Kota Bukittinggi dan ramainya masyarakat yang hadir saat ini, herd imunity segera tercapai,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Bukittinggi AKBP. Dody Prawiranegara menegaskan, kami menghimbau untuk meningkatkan herd imunity masyarakat di Sumatera Barat khususnya di Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam, Jangan percaya Hoax di medsos. Itu tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Pemerintah Pusat per 14 Oktober sudah membuka pintu masuk bagi negara sahabat khususnya di Bali untuk berwisata. Jadi tidak menutup kemungkinan, jika herd imunity di Bukittinggi Agam tercapai, maka para pelancong bisa berwisata disini,” ungkap Kapolres Bukittinggi mengakhiri. ( A/M )

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *