Irjen HM Tito Karnavian, Wong Palembang Jabat Kapolda Metro Jaya

Irjen HM Tito Karnavian

JAKARTA.NEWSHANTER.COM,- — Polda Metro Jaya akan mengalami pergantian kepemimpinan mulai Jumat (12/6/2015). Polri berencana melantik Inspektur Jenderal M Tito Karnavian menjadi Kapolda Metro Jaya.

“Besok akan kami lakukan sertijab (serah terima jabatan),” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar M Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Kamis (11/6/2015).

Sertijab akan dilakukan di Mabes Polri, besok pagi. Acara akan dilanjutkan dengan lepas sambut di Mapolda Metro Jaya.

Iqbal menjelaskan, Tito akan disambut dengan upacara pedang pora. Kapolda sebelumnya, Inspektur Jenderal Unggung Cahyono, akan dilepas dengan upacara serupa.

Selanjutnya, Unggung akan menyampaikan salam perpisahan ke semua anggota Polda Metro Jaya. Diketahui, sebelumnya, Tito menjabat sebagai Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Pengembangan (Asrena) Polri sejak 2014.

Tito lulus dari Akademi Kepolisian dengan predikat terbaik angkatan 1987. Tahun 2005, Tito mulai mengemban tugas satuan antiterorisme.

Saat itu ia diangkat sebagai Kepala Subdetasemen Bantuan Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri. Dia menjadi kunci pengungkapan jaringan teroris Dr Azhari.

Di bawah kepemimpinannya, Densus 88 Antiteror mengakhiri perjalanan teroris Noordin M Top di Solo. Ia kemudian dipromosikan menjadi Kepala Polda Papua pada 2012.

Profil Tito Karnavian

Irjen. Pol. Drs. H.M. Tito Karnavian, M.A., Ph.D. lahir di Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia, 26 Oktober 1964. ia adalah seorang perwira Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang ikut bergabung dengan tim yang berhasil membongkar jaringan teroris pimpinan Noordin Moch Top.

Kombes Pol. H.M.Tito Karnavian naik pangkat menjadi Brigjen Pol. dan naik jabatan menjadi Kepala Densus 88 Antiteror Mabes Polri. Tito Karnavian menggantikan Brigjen Pol. Saud Usman Nasution, yang menjabat Direktur I Keamanan dan Transnasional Bareskrim Mabes Polri.

Sekarang melalui TR Kapolri 16 Juli 2015 Irjen. Pol. Tito Karnavian telah diangkat menjadi Kapolda Metro Jaya. Sebelumnya Tito Karnavian diangkat menjadi Asrena Kapolri menggantikan Irjen. Pol. Sulistyo Ishak yang memasuki masa pensiun. Irjen. Pol. Tito Karnavian pun menjadi Angkatan Akpol 1987 pertama yang telah mampu menembus pangkat jenderal bintang dua.

Tito termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Bareskrim, yang melumpuhkan teroris Dr Azahari dan kelompoknya di Batu, Malang, Jawa Timur, 9 November 2005[1]. Ia mendapat penghargaan dari Kapolri saat itu, Jenderal Sutanto bersama dengan para kompatriotnya, Idham Azis, Petrus Reinhard Golose, serta Rycko Amelza Dahniel, dkk.

Daftar isi

1 Latar Belakang
2 Pendidikan
3 Karier
3.1 Penangkapan Tommy Soeharto
3.2 Densus 88
3.3 Penangkapan Azahari Husin
3.4 Konflik Poso
3.5 Penangkapan Noordin Mohammad Top
4 Kapolda Papua
5 Asrena Polri
6 Kapolda Metro Jaya

Latar Belakang

Tito Karnavian mengenyam pendidikan SMA Negeri 2 Palembang. Tito melanjutkan pendidikan Akabri tahun 1987. Tito menyelesaikan pendidikan di Universitas Exeter di Inggris tahun 1993 dan meraih gelar MA dalam bidang Police Studies, dan menyelesaikan pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) di Jakarta tahun 1996 dan meraih Strata 1 dalam bidang “Police Studies”.

Sekolah dasar dan sekolah menengah pertama dia bersekolah di Xaverius dan menyam pendidikan di SMA Negeri 2 Palembang. Tatkala duduk di kelas 3, Tito mulai mengikuti ujian perintis. Semua tes yang ia jalani lulus, mulai dari Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, Kedokteran di Universitas Sriwijaya, Hubungan Internasional di Universitas Gadjah Mada, dan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Empat-empatnya ia lulus, tapi yang dipilih Akabri terutama Akademi Kepolisian.
Pendidikan

SD Xaverius 4 Palembang
SMP Xaverius 2 Palembang
SMA Negeri 2 Palembang

Tito melanjutkan pendidikan Akabri tahun 1987. Dia adalah penerima bintang Adhi Makayasa karena merupakan lulusan Akpol terbaik angkatan 1987.[2] Tito menyelesaikan pendidikan di University of Exeter di Inggris tahun 1993 dan meraih gelar MA dalam bidang Police Studies, dan menyelesaikan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) di Jakarta tahun 1996 dan meraih S-1 dalam bidang Ilmu Kepolisian dan mendapatkan Bintang Wiyata Cendekia sebagai lulusan terbaik PTIK.

Tito Karnavian juga menyelesaikan pendidikan di Massey University Auckland di Selandia Baru tahun 1998 dalam bidang Strategic Studies, dan mengikuti pendidikan di Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapura, tahun 2008 sebagai kandidat PhD dalam bidang Strategic Studies. Maret 2013 ia menyelesaikan PhDnya dengan nilai excellent.(KC/wikipedia)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *