Palembang, newshanter.com – Kembali Universitas Sriwijaya (UNSRI) mengeluarkan guru besarnya terbukti hari ini digelar yakni sidang terbuka senat UNSRI dengan mengukuhkan guru besar Prof Dr Ir Armina Fariani, M.Sc bidang Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak. Dimana dengan judul orasi “Strategi peningkatan produksi sapi potong di Indonesia”.
Turut hadir didalam acara ini Rekor UNSRI Prof Dr Ir H Aniss Saggaff, MSCE.,IPU.,ASEAN.Eng, Pemerintah provinsi (pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) diwakilkan kepada Kepala Dinas Pertanian,Tanaman Pangan, dan Holtikultura (PTPH) provinsi Sumsel H R Bambang Pramono, Dekan Fakultas Pertanian, dan undangan lainnya.
Dikatakan Kepala Dinas PTPH provinsi Sumsel H R Bambang Pramono, dimana pemprov Sumsel sangat mendukung sekali karena guru besar dibidang ilmu nutrisi dan makanan ternak ini sejalan dengan program pemprov Sumsel untuk Swasembada Ternak pada tahun 2025.
“Kita harapkan setelah ini akan ada implementasi bagaimana pakan ternak bisa terpenuhi untuk meningkatkan populasi diprovinsi Sumsel,” ujarnya.
Kemudian, setelah adanya guru besar ini, kita harapkan setelah ini akan ada kerjasama untuk mengimplementasikan, kita buat model pengembangan pakan ternak, nutrisi pakan ternak ini untuk bisa kita uji cobakan dibeberapa kabupaten/kota.
“Kita harapkan di dinas kita bisa dapat bekerjasama dengan guru besar ini yang barusan di kukuhkan ini,” ungkapnya.
Dilanjutkannya, untuk jumlah yang disampaikan oleh Rektor UNSRI yang aktif guru besar di UNSRI ini ada 69 orang, masya Allah itu jumlah sangat luar biasa.
Mudah-mudahan dapat berkontripikir, berkontribusi terhadap pengembangan program “Sumsel Maju Untuk Semua.
“Kalau ketahanan pangan saat ini yang masih sedang berlangsung, tentunya saja sinergi dengan ketahanan kebutuhan pakan ternak yang ada si provinsi Sumsel,” katanya.
Menurut Rektor UNSRI Palembang Prof Anis Saggaff, kepada prof Dr Ir Armina Fariani yang telah menjadi guru besar, kita patut mengucapkan selamat karena telah berhasil mencapai jenjang ilmu, saya juga minta serta berharap ini untuk menjadi contoh bagi kita semua.
“Bagi sahabat yang saat ini berada di UNSRI yang sudah banyak-banyak untuk menjadi guru besar,” bebernya.
Masih disampaikannya, dengan bertambahnya guru besar, maka jumlah guru besar di UNSRI sebanyak 138 guru besar yang terdiri aktif dan tidak aktif.
Saya atas nama Rektor UNSRI, dan civitas akademika mengucapkan terima kasih juga kepada Fakultas Pertanian yang berhasil memproses Prof Dr Ir Armina Fariani menjadi guru besar.
“Bukan hanya itu saja, juga kepada team TPKA, mulai dari jurusan, fakultas, dan Universitas,” jelasnya.
Ditambahkannya, untuk itu kami mengucapkan terima kasih, atas atensi yang telah dilakukan. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada team TPKA pusat, Dikti, dan Kementerian, atas apa yang telah mereka kerjakan untuk memeriksa berkas-berkas Prof Dr Ir Amina Fariani.
“Kita Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud ristek) yang teleh bersedia untuk menguji guru besar Prof Dr Ir Armina Fariani ini,” tegasnya.(ton)





