Ina Murti Setelah Dibunuh Diperkosa dan dibakar. Empat Pelaku Berhasil Tangkap Polda Sumsel

Almarhumah Ina Murti/ Foto FB

PALEMBANG. Newshanter.com.Setelah tiga hari beredar berita heboh ditemukanya mayat wanita yang dibakar di  Jalan Kebun Sawit Dusun IV SP. 2 Desa Sungai Rambutan Kecamatan Indralaya Utara  Kabupaten Ogan Ilir (OI) Sumatera Selatan.

Berkat kecepapatan dan kerja keras jajaran kepolisian Polda Sumsel untuk memgungakap kasus ini. Akhirnya kepolisian berhasil mengungkapkan pembunuhan sadis  ini dengan menangkap empat orang pelaku.

Empat dari lima pelaku. Keempat pelaku yang berhasil diringkus yakni Feri (30), Febriansyah (16), Abdul Malik (22) Dian Prayoga (16) yang kesemuanya merupakan warga Desa Talang Taling Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim.

Sementara, satu pelaku berinisial AS sempat kabur dan telah dimasukan dalam  Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Empat pelaku berhasil kita ringkus dan satu pelaku berhasil kabur dan telah ditetapkan sebagai DPO” ungkap Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulakrnain adinegara didampingi Dirreskrimum Kombes Pol Yustan Alpiani saat ungkap kasus di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. Rabu (23/1/2019).

Menurut Kapolda, Korban Ina Anti Murti (20) warga Dusun II Desa Pedataran, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim. Dari pembuktian primer gigi, sidik ari dan DNA atas dasar antemortem ada kecocokan bahwa korban bernama ina Anti Murti (20) sesuai dengan yang dikatakan keluarganya. Uuntuk motif pembunuhan yang dilakukan oleh kelima tersangka, karena hutang. Yang mana tersangka AS menagih hutang kepada korban, akan tetapi korban belum bisa membayar sehingga para pelaku menghabisi korbannya di Kamar Kontrakan di Desa
Talang Taling Kec.Gelumbang, Kab. Muara Enim.

“Motif karena hutang. Jadi tersangka ini menagih hutang kepada korban. Akan tetapi korban belum bisa bayar. Kita ketahui keempat tersangka yang di amankan ini sebelum melakukan aksinya terlebih dahulu mengkonsumsi narkoba jenis sabu. Ini diketahui setelah di chek urinenya juga posisitif,” Jelas kapolda.

Korban Sempat di Perkosa

Sementara itu menurut pengakuan Abdul Malik (22), salah seorang pelaku yang warga Desa Talang Taling Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim saat diwawancarai di Mapolda Sumsel Rabu (23/1/2019) mengatakan Dikatakan sebelum membakar korban terlebih dahulu AS dan dirinya memperkosa korban dalam keadaan sudah meninggal.

“Awalnya kami nagih hutang tapi belum dibayar. Jadi korban di pukul oleh AS kepalanya sampai meninggal, Sebelum di buang di perkosa dulu AS duluan Baru saya memperkosanya,” ungkap Malik.

Malik mengatakan, untuk menghilangkan bukti setelah menganiaya korban, mereka langsung memasukan korban kedalam karung di alasi pakai spraing bad, lalu di masukan kedalam Mobil Daihatsu BG 9207 NH milik AS.

“Setelah diperkosa, korban kami bawa ke OI untuk menghilangkan barang bukti lalu kami bakar. Yoga beli bensin, feri dan febri pegangi korban,” Jelasnya.

Keluarga Korban Tahu Ina terbunuh melalui Mensos

Soparudin (61) ayah Ina Murti, warga Gelumbang Muaraenim mengetahui Ina terbunuh melalui media sosial Facebook, adanya mayat perempuan yang ditemukan tewas terbakar di hutan semak Desa Sungai Rambutan Kabupaten Ogan Ilir (OI) Selasa (22/01/2019) datang ke RS Bhayangkara. Karena Soparuddin kehilangan anak
perempuanya Ina sejak hari sabtu lalu.

“Nah, Ina kan hilang. Jadi langsung kami sekeluarga saling berkoordinasi untuk mengecek mayat itu,”ungkap Sopparuddin didampingi Juwita (34) kakak korban.

Kemudian Soparudin didampingi anaknya Juwita, mendatangi Polresta Ogan ilir (OI) untuk mencari tahu informasi dari jenazah tersebut.Hasil yang didapat, dari beberapa barang milik jenazah, ada yang sama sehingga diduga bahwa barang tersebut milik Ina, adik perempuannya yang hilang.

“Pas datang ke polres kami lihat anting-anting jenazah mirip seperti punya Ina. Tapi itu masih dugaan saja, semoga saja itu bukan adik saya,” harap Juwita.

 

Ina Pamit Membawa Sepeda Motor

Menurut Juwita adiknya Ina pamit pergi ke desa Segayam Kecamatan Gelumbang pada sabtu siang sekitar pukul 11.00 untuk mengurus pemisahan nama Kartu Keluarga (KK) miliknya.

“Adik saya sudah pisah sama suaminya. Sabtu kemarin dia (Ina) mau urus pemisahan KK sama mantan suaminya,”ujarnya.

“Dia (Ina) ngurusnya ke Segayam, karena waktu masih nikah memang tinggal disana. Tapi setelah pisah Ina pulang ke rumah bapak di dusun Pedataran,”sambung Juwita.

Juwita mengatakan, pada hari itu, dirinya sempat menelpon Ina sekitar pukul 12.00 siang.”Telponnya diangkat, saya tanya sudah sampai mana, dijawab Ina masih di daerah Gelumbang,”ucap Juwita.

Saat hari itu, Ina pergi sendiri dengan menggunakan sepeda motornya. “Tapi sampai sekarang motor itu kami tidak tahu ada dimana. Belum ada kejelasan,”ujarnya.

Berdasarkan penuturan Juwita, Ina bercerai sudah hampir dua tahun lalu, setelah menjalin biduk rumah tangga selama kurang lebih tiga tahun bersama mantan suaminya.

Dari hasil pernikahannya, Ina dan mantan suaminya dikarunia seorang anak perempuan yang baru berusia 2 tahun 3 bulan.

“Kalau alasan mereka cerai saya kurang tahu. Ina itu bukan orang yang suka cerita panjang lebar. Entah mereka tidak cocok atau bagaimana, kami pihak keluarga kurang paham. Tapi yang jelas adik kami itu, sudah tidak lagi sama suaminya,” jelas Juwita.

Setelah bercerai, Ina mengisi hari-harinya dengan menjadi penyadap karet di kampungnya.”Dia kerjanya nyadap, sama seperti saya,”ungkapnya.

 

Seperti diberitakan sejumlah media, sebelumnya Sejumlah warga Desa Sungai Rambutan SP II Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir (OI), mendadak gempar, dengan ditemukan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan tanpa identetas dalam posisi hangus terbakar di hutan semak Desa Sungai Rambutan., Minggu (20/01/2019) pukul 16.30,

Penemuan mayat Ina Murti tersebut berawal pada Minggu sekitar pukul 16.30, saksi Tugino (45), saat itu sedang menggembala kambing yang berjarak tak begitu jauh dari lokasi temuan mayat. Saat menggembala hewan ternak miliknya, Tugino tiba-tiba dikagetkan ada sebuah benda menyerupai ranjang besi tempat tidur dalam
posisi terbakar.

Lalu saat didekati, pada bagian tengah ranjang ternyata terdapat tulang tengkorak manusia yang telah hangus dan sulit dikenali.Atas temuan tersebut, ia pun langung memberitahu tahu warga dan melaporkan ke Kepala Dusun setempat sembari menghubungi aparat Kepolisian Polsek Indralaya.Menerima informasi adanya temuan
mayat wanita terbakar, sejumlah aparat Kepolisian langsung meluncur ke-TKP.(tim)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *