PALEMBANG. –Newshanter.com- Walikota Palembang H.Harnojoyo telah mengantongi hasil akhir seleksi terbatas delapan jabatan dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dari panitia seleksi (Pansel) assessment. Meski mendapati dua pejabat esselon II dilingkungan Pemkot Palembang yang dibawah nilai 60 pada seleksi terbatas tersebut, orang nomor satu di Kota Palembang lebih memilih menjaga rahasia dan nama baik si pejabat.
“Ini kan bukan masalah lulus dan tidak lulus, bukan soal kecil dan besarnya nilai, ini head to head. Jika yang nilainya buruk tapi tidak ada saingannya maka akan tetap melaksanakan tugas mengisi kekosongan di dinas yang diseleksi tersebut,” katanya, Rabu (25/05/2015).
Hasil assessment akan ditembuskan ke KASN, sehingga nantinya dalam waktu dekat akan dilaksanakan hasil tersebut.Untuk hasilnya sendiri, dirinya menerangkan tidak perlu untuk diumumkan dan nantinya akan langsung dilakukan pelantikan untuk hasil tersebut.
“Dalam waktu dekat, bisa saja minggu ini pelantikan akan dilakukan, ” kata Harnojoyo.
Dirinya juga menambahkan, pejabat yang dinilai layak nantinya akan ditempatkan di jabatan yang diseleksikan yakni Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Palembang, Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan, dan Pemakaman (DPJPP), Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop), staf ahli bidang pendapatan daerah, staf ahli bidang pemerintahan politik, Hukum dan HAM, Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP), Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB (BPPKB), Badan
Arsip, Dokumentasi, dan Kepustakaan (Bapusdok).
Nah, kata Harnojoyo jabatan Sekda Kota Palembang juga akan dilakukan lelang secara terbuka setelah merampungkan assessment.
Teknisnya sendiri, sambung Harnojoyo, pihaknya akan membuat pansel baru lagi dan pansel ini nantinya bukan hanya untuk seleksi terbuka sekda tetapi juga untuk pansel jabatan eselon II tinggi pratama di Pemkot Palembang seperti Asisten IV, Sekretaris Dewan (Sekwan), dan Inspektur.
“Nantinya seleksi ini akan dilakukan serentak. Ya, untuk pansel nantinya bisa dari kota semua, bisa juga dari independent,” terangnya.
Disinggung adakah yang sudah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka jabatan eselon II tinggi pratama, dirinya mengatakan, belum ada karena sejauh ini pendaftaran belum dibuka.
Meskipun nantinya ada pejabat yang mengikuti seleksi tersebut walaupun diluar Pemkot Palembang maka yang menentukan tetap dirinya.
“Ya, yang meng SK kannya kan saya jadi walaupun ada dari provinsi tetap saya yang menentukan semua jabatan tersebut. Jadi kita lihat saja nanti,” singkatnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Mukti Sulaiman menambahkan, untuk hasil assessment sudah diserahkan langsung kepada Walikota Palembang untuk ditindaklanjuti dan dilaksanakan. Dari 14 pejabat yang ikut serta tes tersebut ada dua pejabat yang mendapatkan nilai dibawah standar.
“Tapi katanya (walikota, red) karena tidak ada saingan maka tetap akan diangkat,” terangnya.
Disinggung apakah mengganggu kinerja dinas tersebut, sambung Mukti, pihaknya tetap akan mengawasinya. Jadi nantinya akan dilihat terlebih dahulu apakah kinerjanya baik atau tidak.
“Tapi yang jelas ini kewenangan dari Pemkot Palembang,” terangnya.
Untuk seleksi terbuka sekda Palembang sendiri, Mukti menambahkan, jika memang Pemkot Palembang meminta bantuan maka pihaknya akan bersedia membantu.
Namun, jika mereka untuk memutuskan sendiri panselnya tanpa campur tangan Provinsi Sumsel maupun pusat maka hal tersebut tetap diperbolehkan.
“Ya, silahkan saja kalo mereka ingin mencari sendiri panselnya. Jadi semua tergantung dari permintaan,” tandasnya.(tommy)





