Jakarta -Newshanter.com. Sehari menjelang pelantikan, Cawagub terpilih DKI Jakarta, Sandiaga Uno optimistis warga Jakarta siap menerimanya sebagai pemimpin. Dengan begitu, warga Jakarta tidak akan terpecah belah.
“Saya ingin membagi data-data kami, hampir 95 persen warga siap dipimpin Anies-Sandi. Kami tidak ingin terpecah belah,” kata Sandiaga kepada peserta acara doa bersama untuk Anies-Sandi di Hotel Grand Cempaka, Jalan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (15/10/2017).
Selain itu, Sandi pun mengatakan masyarakat sudah menunggu realisasi dari janji-janji kampanyenya. Sandi pun berkata siap menjalankan semua program itu. “Mereka sudah tunggu program yang kami tawarkan. Dari KJP Plus, OK OCE, dan lainnya,” kata Sandi.
Selain itu, di hadapan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sandi meminta untuk dikontrol. Semua itu dilakukan agar dia dan Anies tetap memegang amanah dengan baik.
“Di sini ada anggota DPRD dari PKS, mudah-mudahan kami mohon dikawal. Banyak agenda yang akan kami hadirkan,” ujar Sandi.
Tidak lupa Sandi mengucapkan terima kasih kepada para pendukung Anies-sandi. Baginya, kemenangan Anies-Sandi ada karena kerja keras semua pihak.
“Kami ingin ucapkan terima kasih atas seluruh dukungan, doa seluruh lapisan masyarakat. Tanpa itu, kamu tidak bisa mencapai titik ini,” ucap Sandi.

Mendapat doa dari berbagai ulama
Sementra itu Gubernur dan Wagub DKI Jakarta terpilih ini juga mendapat doa dari berbagai ulama, ustaz, dan ustazah jelang pelantikannya . Anies meminta pendukungnya tetap solid mengawal pemerintahannya di DKI.
“Kita telah kehilangan kesantunan. Kita tidak saling percaya perdagangan saling mencuri,” kata Ustazah Neno Warisman, dalam acara doa bersama yang diadakan oleh Partai Keadilan Sejahtera, di Jalan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (15/10/2017).
Selain Neno, ada beberapa ulama dan ketua organisasi keagamaan yang hadir. Seperti Habib Muhsin dari FPI, Zaitun Rasmin, Ketua Umum FBR Lutfi Hakim, dan yang lainnya.
Menanggapi hal itu, Anies berterima kasih atas doa dan pesan yang disampaikan. Dia pun mengajak para pendukungnya untuk tetap bersatu.
“Perjuangan baru saja dimulai, kemarin fase kampanye, dan persiapan. Besok adalah mulainya fase pelaksanaan. Dua fase saff tertata dengan rapih. Di fase ketiga, barisan tetap lurus,” ucap Anies dalam acara yang sama.
Anies pun mengatakan akan sekuat tenaga untuk menunaikan 23 janji kampanye. Namun, hal itu tidak bisa dilakukan sendiri.”Kami tidak bekerja berdua, kami bekerja bersama-sama. Mari bersama-sama tunaikan fase itu (pelaksanaan janji kampanye),” kata Anies.Acara diakhiri dengan memotong tumpeng. Anies pun mendapat potongan tumpeng pertama dengan lauk ayam goreng.

Kerumah Prabowo
Malam harinnya Anies Baswedan-Sandiaga Uno menemui Ketum Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ketiganya melakukan pertemuan tertutup.
Pantauan di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (15/10/2017), malam Prabowo tampak hadir sekitar pukul 18.30 WIB menggunakan mobil Lexus warna putih. Beberapa menit berselang Anies dan Sandi juga tampak hadir.
Anies dan Sandi datang secara bergiliran dengan kendaraan terpisah. Sandiaga Uno datang lebih dahulu dengan mobil Mazda hitam pukul 18.58 WIB. 2 Menit berselang, Anies Baswedan tiba di depan rumah Prabowo. Anies datang dengan menggunakan mobil Innova hitam pada pukul 19.01 WIB.

Kediaman Anie Sepi
Sementara itu Pantauan detikcom, Senin (16/10/2017) sejak pukul 04.00 WIB, tidak terlihat ada aktivitas yang berlangsung di kediaman Anies Jalan Lebak Bulus Dalam II, Jakarta Selatan. Tidak terlihat pula ia keluar rumah maupun kegiatan untuk salat di masjid seperti biasanya.
Hanya ada beberapa motor polisi yang ada di depan rumah Anies. Baru pada pukul 05.30 WIB terlihat beberapa orang menggunakan pakaian koko yang mengunjungi rumah Anies. Mereka mengaku dari Karang Taruna setempat. Selain itu ada polisi yang juga tengah berjaga. Ada beberapa karangan bunga yang terlihat berada di halaman rumah Anies.(DTC/HZ)






