Gadis Asal Palembang Ditemukan Tewas Di Batam, Diduga Korban Pembunuhan

ILUSTRASI

BATAM.Newshanter.com-Dian Milenia Trisna Afiefa (15) , pelajar Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Batam,  ditemukan tak bernyawa di hutan Sungai Ladi, Batam, Minggu, (27/09/2015). Ketika ditemukan, posisi Nia–panggilan akrab Dian Milenia–telentang dan nyaris tak berbusana.Seperti ilansir dari Potretnews.

Belum diketahui motif pembunuhan gadis asal Palembang ini. “Sabtu pagi ke sekolah cak biaso tula. Tapi sampai malam dak balek-balek (Sabtu pagi pergi ke sekolah seperti biasa. Tapi sampai malam tidak pulang-pulang),” kata Yudi Kurnain, paman korban.

Orang tua korban yang merupakan kakak kandung Yudi Kurnain panik dan memasang foto Nia di jejaring sosial. Dan rekan sekelas korban meminta bantuan wartawan agar menyebar foto tersebut. Ketika menemukan sesosok mayat di hutan belukar Sungai Ladi, polisi menghubungi orang tua korban. Setelah diperiksa, ternyata mayat itu adalah Nia.

Informasi dihimpun,  korban anak pertama dari pasangan Bob Vages (42) dan Isna (42) dilaporkan hilang pada Sabtu 26 September 2015. Padahal, setiap hari korban menuju sekolahnya di SMAN 1 Sekupang, Batam melewati Jalan Seiladi.

Pada Sabtu pagi korban masih terlihat berangkat ke sekolahnya mengunakan Honda Beat warna orange. Sorenya keluarga korban curiga karena korban tak kunjung balik dari sekolah. Hingga akhirnya pada hari ini Nia begitu korban disapa ditemukan tewas dengan kondisi leher hampir putus usai digorok dan diduga menjadi korban pemerkosaan. Siswi kelas X SMAN 1 Batam ini sedang belajar ilmu bela diri karate, jadi diduga pelaku pembunuhan satu orang.

Keluarga mengaku mendapat informasi bahwa Nia dijemput orang yang tak dikenal ketika memarkir sepeda motornya. Orang tersebut mengaku sebagai aparat. Kekuatan laki-laki yang membawa Nia tidak bisa dilawan. Nia lantas dibawa menggunakan kendaraan warna hitam. Pihak keluarga yakin pelaku pembunuhan Nia tidak sendiri, dan tempat ditemukan mayat Nia adalah tempat pembuangan. “Dibunuh dahulu, baru dia buang,” kata kerabat korban di Rumah Sakit BP Batam.

Siswi kelas X SMAN 1 Batam ini sedang belajar ilmu bela diri karate, jadi diduga pelaku pembunuhan satu orang.

Sementarb itu  Senin, (28/09/201) ditemukan mayat yang belum diketahui identitasnya di hutan sekitar Telaga Punggur, tak jauh dari Pelabuhan Domestik.

Namun pihak polisi belum memberikan komentar ihwal penemuan mayat lain ini. Dua pembunuhan sebelumnya hingga kini belum terungkap. Karena itu, dikhawatirkan pembunuhan terhadap gadis berusia 15-16 tahun akan terus berlanjut. “Mungkin pembunuh itu sedang mendalami ilmu kebal,” celetuk warga di Rumah Sakit BP Batam. (Zul/NHO)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *