PALEMBANG -Newshanter.coo.- Nasib tragis menimpa Eva (20). Saat pulang usai dari berjualan bakso persisnya ketika melintas di Jalan Soekarno-Hatta Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang, ia malah menjadi korban pelaku kejahatan jalanan alias begal, Kamis (2/6/2016) sekitar pukul 22.30 WIB.
Akibat kejadian tersebut, selain kehilangan sepeda motor Honda Beat miliknya, korban yang diketahui sebagai warga Dusun Epil Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tersebut juga harus meregang nyawa setelah mengalami beberapa luka bacokan.
Korban meninggal beberapa saat setelah dibawa ke Rumah Sakit Myria Palembang. Namun belum mendapatkan perawatan persisnya ketika akan dirujuk ke RSMH Palembang, ia malah menghembuskan nafas terakhirnya.
Menurut cerita dari tetangga korban, Yudianto, kejadian tersebut bermula saat korban hendak pulang bersama dua saudaranya usai membantu pamannya berjualan bakso di kawasan Jalan Ki Gede Ing Suro Kecamatan Ilir Barat (IB) II Palembang.
Saat pulang tersebut dengan menuju ke rumah pamannya, Erik di Komplek PPI Kelurahan Talang Kelapa Kecamatan Alang-alang Lebar Palembang, korban mengendarai sepeda motor seorang diri sedangkan kedua saudaranya, Gun dan Fitri berboncengan menggunakan satu sepeda motor.
Namun, saat melintas di Jalan Soekarno-Hatta Palembang korban yang saat itu berada di depan dan berjarak lumayan cukup jauh dari kedua saudaranya tersebut kemudian korban dibegal.
“Saat dibegal itu, kedua saudaranya itu tidak tahu. Korban sendiri terkena bacokan di bagian punggung dan leher total ada enam luka bacokan,” jelasnya saat ditemui di rumahnya, Jumat (3/6/2016)
Usai kejadian tersebut, dikatakan Yudianto, korban juga sempat berdiri dan meminta tolong kepada kedua saudaranya yang datang tak selang beberapa lama.
“Saat itu, saudaranya tersebut mengira korban tidak apa-apa, hanya sepeda motornya saja yang diambil. Tapi tidak tahunya setelah didekati sudah bersimbah darah,” terangnya.
Mengetahui hal tersebut, masih dikatakan Yudianto, korban pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Myria Palembang. Namun, setibanya di sana dokter bilang sulit hingga harus dirujuk ke RSMH Palembang.
“Saat hendak dirujuk dengan dibawa ke ambulan korban sudah meninggal. Selanjutnya, korban dibawa kw kampungnya, Dusun Epil untuk dimakamkan di sana,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsekta Sukarami Palembang, Kompol Nurhadiansyah mengatakan, usai kejadian keluarga korban langsung melapor dan laporannya sudah diterima.
“Kami periksa saksi-saksi dan untuk pelakunya masih dalam pengejaran,” jelasnya.(SP)




